Selama Ramadan, Wakil Wali Kota Mataram Usulkan Vaksinasi Covid-19 Dilakukan Malam
Mujiburrahman mengatakan, pelayanan vaksinasi Covid-19 pada malam hari selain bisa meningkatkan cakupan vaksinasi di Kota Mataram secara umum, juga memberikan keyakinan bagi masyarakat yang ragu untuk melakukan vaksinasi pada saat berpuasa.
Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman mendorong Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat membuka layanan vaksinasi Covid-19 pada malam hari selama Bulan Puasa Ramadan.
"Kita harapkan dua organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut secara teknis dapat mengatur pelayanan vaksin malam setelah Shalat Tarawih," katanya di Mataram, Jumat (23/4).
Dia mengatakan, pelayanan vaksinasi Covid-19 pada malam hari selain bisa meningkatkan cakupan vaksinasi di Kota Mataram secara umum, juga memberikan keyakinan bagi masyarakat yang ragu untuk melakukan vaksinasi pada saat berpuasa.
"Meskipun Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksin di siang hari saat berpuasa tidak membatalkan puasa, tapi kita tidak bisa memaksa jika itu sudah menjadi keyakinan dari seseorang," ujarnya.
Teknis pelayanan yang dimaksudkan, menurut Mujiburrahman, memberikan pelayanan pada tempat-tempat tertentu jika pelayanan di Puskesmas atau di RSUD tidak memungkinkan dibuka malam.
Selain itu, masyarakat yang akan divaksin malam juga harus berkelompok atau melalui organisasi tertentu. Misalnya melalui majelis taklim atau lainnya.
Bahkan, dia menambahkan, sebelumnya di Sekarbela ada Majelis Taklim Bunda Solehah sudah memfasilitasi jamaah untuk vaksin Covid-19 pada malam hari setelah Tarawih dengan sasaran 60 orang dengan tim vaksinasi dari Dinkes Kota Mataram.
"Karena itu, saya yakin pelayanan vaksinasi malam di Bulan Puasa bisa dilaksanakan, baik RSUD maupun Dinkes, melalui 11 puskesmas," terangnya seperti dilansir dari Antara.
Menyikapi hal itu, Pejabat Pelaksana Tugas Direktur RSUD Kota Mataram Lalu Martawang akan segera melakukan kajian teknis terhadap pelayanan vaksinasi Covid-19 pada malam hari.
"Prinsipnya, kita siap memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," tutupnya.
Baca juga:
Data Penerima Vaksinasi Covid-19 Per 23 April 2021
Disdik Mataram akan Sanksi Guru Tak Mau Disuntik Vaksin Covid karena Alasan Pribadi
Ribuan Pedagang Tekstil di Solo Jalani Vaksinasi Covid-19
Penelitian di Inggris Temukan Penurunan Signifikan Infeksi Covid-19 Setelah Vaksinasi
Rombongan Anggota DPR Disuntik Vaksin Nusantara di RSPAD Gatot Soebroto