LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Selama Masa Uji Coba, Warga yang Ingin Naik KRL Yogya-Solo harus Daftar di Aplikasi

Uji coba untuk publik kereta rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo akan berlangsung pada 1-7 Februari 2021. Masyarakat yang ingin mengikuti uji coba ini harus mendaftarkan diri melalui aplikasi KRL Access. Calon penumpang juga diimbau untuk datang ke stasiun hanya bila telah memiliki kuota antrean yang sukses terdaftar.

2021-01-31 03:02:00
KRL
Advertisement

Uji coba untuk publik kereta rel Listrik (KRL) Yogyakarta-Solo akan berlangsung pada 1-7 Februari 2021. Masyarakat yang ingin mengikuti uji coba ini harus mendaftarkan diri melalui aplikasi KRL Access. Calon penumpang juga diimbau untuk datang ke stasiun hanya bila telah memiliki kuota antrean yang sukses terdaftar.

Vice President Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan, ada beberapa ketentuan yang harus diketahui masyarakat atau calon penumpang yang ingin melakukan uji coba KRL Yogyakarta-Solo. Mereka terlebih dahulu harus mendaftarkan diri melalui aplikasi KRL Access.

"Aplikasi dapat diunduh melalui Playstore pada ponsel Android atau Appstore pada ponsel iOS. Selanjutnya, ikuti langkah untuk mengaktifkan akun di KRL Access," ujar Anne, Sabtu (30/1).

Advertisement

Anne menyampaikan, masyarakat yang ingin mengikuti uji coba kemudian dapat mengakses menu 'ambil antrean' pada aplikasi ini. Menu ini akan aktif mulai pukul 00:00 WIB setiap harinya, sehingga pendaftaran untuk ikut uji coba hanya dapat dilakukan pada hari yang sama dengan rencana mengikuti perjalanan uji coba KRL.

"Kalau kuota peserta masih tersedia, calon peserta dapat memilih stasiun keberangkatan dan jadwal KRL uji coba yang hendak dinaiki," katanya.

Pada pilihan jadwal, lanjut dia, tertera waktu untuk boarding (waktu mulai masuk gate stasiun), dan waktu keberangkatan kereta. Kemudian calon peserta harus melakukan konfirmasi pilihan keberangkatan dan memastikan muncul tampilan yang mengkonfirmasi bahwa antrean telah terdaftar.

Advertisement

"Untuk mengikuti uji coba pada jadwal yang telah dipilih, pastikan datang sesuai waktu masuk stasiun untuk keberangkatan. Saat memasuki rentang waktu masuk stasiun, buka menu 'check in'. Setelah masuk pada menu ini, akan ada tampilan dengan warna dominan hijau yang menandakan bahwa peserta dapat masuk stasiun dan rangkaian KRL uji coba. Bila tampilan yang muncul adalah warna dominan merah, artinya belum tiba waktu untuk masuk stasiun dan rangkaian kereta," jelasnya.

Melalui mekanisme pendaftaran online dan sistem antrean ini, dikatakannya, KAI Commuter memberlakukan kuota peserta uji coba untuk setiap stasiunnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah kepadatan di stasiun dan menjaga jarak aman atau physical distancing di stasiun maupun kereta.

Saat hendak mengikuti uji coba, ditambahkannya, peserta harus memastikan sudah memiliki tiket yang sesuai untuk naik KRL. Tiket yang dapat digunakan adalah Kartu Multi Trip (KMT) dari KAI Commuter maupun kartu uang elektronik dari Bank yaitu Mandiri E-money, BNI Tap Cash, Brizzi dari BRI, dan Flazz BCA.

Sedangkan untuk KMT, imbuh dia, sudah dapat dibeli di seluruh loket stasiun yang melayani KRL dengan harga Rp 30 ribu, termasuk saldo Rp 10 ribu. Setiap KMT atau kartu uang elektronik bank hanya berlaku untuk satu orang.

Menurut Anne, sejumlah aturan pendaftaran atau ambil antrean peserta uji coba KRL yang juga patut dipahami adalah satu antrean ini hanya berlaku untuk satu orang. Sehingga jika 3 calon peserta hendak pergi bersama, maka ketiganya harus memiliki antrean yang sukses dan sesuai pada aplikasi KRL Access di masing-masing telepon selulernya.

"Jadi satu antrean juga berlaku untuk satu perjalanan, tidak berlaku pulang pergi. Sehingga bila peserta hendak mengikuti uji coba pulang pergi, pastikan telah mengambil antrean untuk dua perjalanan. Kemudian untuk mencegah satu orang mengambil banyak antrean, setiap akun KRL Access yang digunakan hanya dapat memiliki dua antrean berstatus aktif," jelasnya lagi.

Lebih lanjut Anne menyampaikan, para calon peserta juga harus mempersiapkan diri untuk mengikuti berbagai protokol kesehatan di stasiun dan kereta. Di antaranya, pengukuran suhu tubuh, wajib menggunakan masker kain tiga lapis atau masker kesehatan, mencuci tangan sebelum dan sesudah naik KRL, serta menjaga jarak.

Selama tujuh hari pelaksanaan uji coba KRL Yogyakarta-Solo, lanjut dia, KAI Commuter mengoperasikan 8 perjalanan KRL per hari di lintas Yogyakarta–Solo PP pada rentang waku pukul 08.45–16.38 WIB. Selama masa uji coba untuk publik, kereta Prambanan Ekspres (Prameks) juga masih melayani rute Yogyakarta–Solo PP dengan jadwal yang ada saat ini.

Hingga Jumat (29/1), menurutnya, lebih dari 550 orang telah mengikuti uji coba terbatas ini. Mereka berasal dari kalangan pemerintahan, Dinas Perhubungan di tingkat provinsi maupun kabupaten, perwakilan komunitas pengguna kereta, dan para disabilitas.

Baca juga:
Segera Dibuka untuk Umum, Berikut Syarat dan Cara Ikut Uji Coba KRL Jogja-Solo
Beroperasi 10 Februari, Harga Tiket KRL Solo-Jogja Rp8000
Selama Masa Uji Coba, Warga yang Ingin Naik KRL Yogya-Solo harus Daftar di Aplikasi
Akan Ada Penambahan Stasiun, Ini Tanggapan Dirut PT KAI Terkait KRL Jogja-Solo
5 Stasiun Kecil Ini Akan Jadi Pemberhentian KRL Jogja-Solo, Wajib Tahu
KRL Solo-Yogyakarta Beroperasi Penuh 10 Februari, Tarif Flat Rp8.000
KRL Solo-Jogja Segera Beroperasi, Para Penumpang Prameks Berharap Hal Ini

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.