Selama Masa Penyekatan di DIY, 7899 Kendaraan Diminta Putar Balik
Yuliyanto memaparkan ada tiga pos yang berada di perbatasan antar propinsi. Tiga pos ini adalah Pos Prambanan, Pos Tempel dan Pos Temon.
Polda DIY menggelar operasi Ketupat Progo sebagai tindak lanjut dari larangan mudik yang dikeluarkan oleh pemerintah. Selama operasi Ketupat Progo ini, Polda DIY meminta 7899 kendaraan yang akan masuk ke wilayah DIY untuk putar balik.
Kepala Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto mengatakan operasi Ketupat Progo digelar sejak 6-17 Mei 2021. Selama operasi, ada 27.782 kendaraan yang diperiksa.
Yuliyanto menerangkan bahwa ada 10 pos penyekatan didirikan. Namun ada 3 pos yang paling banyak memeriksa kendaraan yaitu Pos Tempel, Sleman; Pos Prambanan, Sleman; dan Pos Temon, Kulon Progo.
"Kendaraan yang dikembalikan (putar arah) dari 10 pos penyekatan ini ada 7899 kendaraan. Sekitar 35 persen dari kendaraan yang diperiksa," kata Yuliyanto, Selasa (18/5).
Yuliyanto memaparkan ada tiga pos yang berada di perbatasan antar propinsi. Tiga pos ini adalah Pos Prambanan, Pos Tempel dan Pos Temon.
Untuk Pos Prambanan, kata Yuliyanto, merupakan pintu masuk DIY dari arah Klaten, Jawa Tengah. Pos Prambanan memeriksa 11.644 kendaraan.
"Di Pos Tempel, perbatasan antara Kabupaten Sleman dan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah tercatat ada 9.924 kendaraan diperiksa. Untuk di Pos Temon perbatasan langsung dengan Purworejo, Jawa Tengah, petugas memeriksa 2.288 kendaraan," kata Yuliyanto.
"Pemeriksaan kendaraan puncaknya adalah tanggal 12 (Mei). Ini ada tiga ribu lebih kendaraan yang dilakukan pemeriksaan dari total 27 ribu tadi," pungkas Yuliyanto.
Baca juga:
Polda Metro melakukan Swab 3 T kepada Warga yang Baru Mudik di Kalibata
Suasana Bandara Pasca Pelarangan Mudik Dicabut
DPRD Minta Pemprov DKI Bergerak Cepat Antisipasi Arus Balik
Tempat Singgah Sementara Bagi Pemudik di GOR Cipayung
1,5 Juta Warga Mudik, Jokowi Sebut Ada Potensi Kenaikan Kasus Covid-19 Pascalebaran
KAI Catat Hampir 5.900 Penumpang Tiba di Jakarta Usai Larangan Mudik