Selain menculik, AG juga sempat memakai korban yang masih belia
Selain menculik, AG juga sempat memakai korban yang masih belia. Bahkan teman tersangka sempat berusaha memeras keluarga korban dengan meminta tebusan Rp 100 juta.
Selain menculik bocah berusia 14 tahun berinisial FS, pelaku AG (18) juga mencabuli korban. Kondisi korban yang merupakan warga Pakuhaji, Kabupaten Tangerang hingga kini masih depresi.
"Benar korban dilecehkan oleh pelaku, kami akan melakukan visum," ujar Kapolsek Pakuhaji, AKP Hidayat Iwan Irawan, Selasa (27/9).
Sebelumnya diberitakan, FS hilang dari rumahnya selama empat hari. Polisi melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil menyelamatkan korban serta mengamankan tersangka.
"Depresi berat saat ini FS, kalau dari luar kelihatan sehat. Tetapi ternyata mengalami guncangan hebat hingga kini masih dalam perawatan tim medis," kata Kapolsek.
Polisi menemukan korban di kediaman tersangka yang beralamatkan di Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang. Saat proses penangkapan, pelaku tidak melakukan perlawanan.
"Pelaku ini tunggal, tak ada lagi orang yang terlibat," ungkap Iwan.
Mengenai ada SMS masuk ke ponsel orang tua korban tentang permintaan tebusan, itu dilakukan oleh teman tersangka. Pesan singkat itu berisikan permintaan tebusan Rp 100 juta .
"Itu iseng dari teman pelaku SMS-nya," katanya.(mdk/cob)