LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Selain Kotak Amal, Polisi Dalami Dugaan Sumber Dana JI dari Yayasan One Care

Selain itu, pendanaan mereka juga berasal dari hasil penjualan yang dilakukan. Diketahui, sejumlah terduga teroris jaringan JI yang ditangkap di Lampung beberapa waktu lalu bekerja sebagai penjual pisang goreng serta bebek. Pendapatan mereka dipotong 5 persen untuk dikirim ke JI Pusat.

2020-12-18 20:48:00
Terorisme
Advertisement

Kepolisian menyebut diduga ada tiga sumber keuangan kelompok Jamaah Islamiyah (JI). Salah satunya dengan menyebar kotak amal di sejumlah tempat.

"Pendanaan dari pada tersangka ini yang kita tangkap ini ada 3," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mabes Polri, Jumat (18/12).

Dia menjelaskan, kotak amal itu diletakkan di tempat-tempat yang mudah terlihat orang.

Advertisement

"Dipasang di berbagai macam tempat yang mudah dilihat oleh orang, ada transaksi orang, ada kembalian atau apa nanti orang isi dan ini pendalaman masih berlanjut," jelasnya.

Kemudian, sambung Argo, dugaan sumber dana lainnya berasal dari sebuah yayasan.

"Yang kedua ada Yayasan One Care, sedang kita cek darimana ini yayasan ini," tambahnya.

Advertisement

Selain itu, pendanaan mereka juga berasal dari hasil penjualan yang dilakukan. Diketahui, sejumlah terduga teroris jaringan JI yang ditangkap di Lampung beberapa waktu lalu bekerja sebagai penjual pisang goreng serta bebek.

"Ketiga dari anggota JI ini kan banyak yang sudah berkerja dengan berbagai profesi ada yang penjual bebek, pisang goreng dan apa-apa. Ini 5 persen disisihkan kemudian dikirim ke JI Pusat, kemudian uang itulah yang digunakan untuk membiayai jaringan sel yang ada di seluruh Indonesia yang belum memiliki pekerjaan tetap," jelasnya.

Sehingga, wajib bagi anggota JI yang sudah mempunyai pekerjaan untuk menyisihkan sebagian uangnya untuk anggota JI lainnya yang belum memiliki pekerjaan.

"Tapi kalau yang sudah punya pekerjaan tetap itu ya dia harus menyisihkan uangnya. Maka dari data penjelasan tersangka itu ada sekitar itu ada sekitaran 6.000 sel jaringan JI yang masih aktif yang menjadi perhatian kami," ungkapnya.

"Jadi itulah sistem pendanaan nya ada yang dari kotak amal, ada yang dari menyisihkan uang sekitar 5 persen itu yang kita temukan, ada juga dari yayasan one care itu," tutupnya.

Baca juga:
Polri Akan Koordinasi dengan Kemenag Soal Kotak Amal Diduga Sumber Dana Kelompok JI
Ratusan Siswa Korban Penculikan Boko Haram Dibebaskan
Alasan Densus 88 bawa Terduga Teroris dari Lampung ke Jakarta: Mudahkan Pemeriksaan
Selama Jadi DPO, Terduga Teroris yang Ditangkap di Lampung Berpindah ke 25 Kota
Polri: Upik Lawanga Bulan Agustus 2020 Sudah Dipesan Buat Senpi Rakitan

(mdk/lia)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.