Selain jadi satpam di Exxon, AJS juga nyambi sebagai debt collector
Polisi masih menyelidiki peran AJS sebagai otak perampokan di Pondok Indah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, mantan security Exxon Mobil yang juga tersangka atas perampokan dan penyanderaan di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Adhi Jhon (AJS), diketahui mempunyai kerja sampingan. Hal itu dia lakukan saat sedang libur.
"Ya memang AJS ini menurut tersangka lain, kalau lagi off jadi security di Exxon Mobil memang dia nyambi jadi debt collector," ujar Awi usai solat Jumat di Polda Metro Jaya, Jumat (16/9).
Dalam aksinya pada Sabtu 3 Agustus, kata Awi, pelaku diduga memakai kalung lencana Polri. Hal tersebut diduga menakut-nakuti.
"Lencana polisi dibeli di toko-toko atribut, ya untuk takut takuti saja. Ya memang (palsu) di toko banyak yang jualan," katanya.
Lanjutnya, hingga kini pihak kepolisian masih menelusuri semua dugaan-dugaan yang bisa saja terjadi dalam kasus tersebut, termasuk senjata api yang digunakan.
"Ini yang kita dalami (senjata). Informasi si S alias Samadi kan menyampaikan didapatkan dari AJS, sampai sekarang AJS masih terputus, memang kita harus telaten, sabar karena memang AJS ini sangat tertutup," pungkasnya.
Baca juga:
Pengacara AJS: Istri Asep minta diintimidasi saja, jangan dimatikan
Perampokan Pondok Indah, polisi temukan barang bukti baru
2,5 Jam rumah eks bos Exxon mobil digeledah, ditemukan sepucuk senpi
Cari senpi pelaku, Gegana datangi rumah eks bos Exxon mobil
Ini alasan polisi sebut kasus Pondok Indah murni perampokan