LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Selain diskorsing, siswa dihukum meminta maaf kepada gurunya

Selain diskorsing, siswa dihukum meminta maaf kepada gurunya. Gara-gara postingan foto merokok dan angkat kaki di depan guru beredar di dunia maya, dua siswa SMA Ilham Makassar, As (17) dan Ki (17), dijatuhi hukuman skorsing oleh sekolahnya. Mereka juga diwajibkan meminta maaf dengan bersipuh di hadapan gurunya.

2016-10-14 18:13:00
Pendidikan
Advertisement

Gara-gara postingan foto merokok dan angkat kaki di depan guru beredar di dunia maya, dua siswa SMA Ilham Makassar, As (17) dan Ki (17), dijatuhi hukuman skorsing oleh sekolahnya. Tak hanya itu, mereka diwajibkan meminta maaf dengan bersipuh di hadapan gurunya, Ambo Rassa (54).

As dan Ki merupakan siswa Kelas III IPS, keduanya bikin hebih dunia maya sejak Rabu (12/10) lalu setelah foto tak sopan As saat duduk di samping guru Bahasa Indonesia beredar. Dengan santainya, dia memegang rokok dan mengangkat kaki kanannya ke atas meja.

Ambo Rassa sendiri mengaku tidak sadar kelakuan anak didiknya yang dianggap tak beretika, karena tengah menekuni puisi-puisi karya siswanya yang lain. Sementara, gambar tersebut diabadikan oleh siswa perempuan berinisial Ki, dan diunggah ke akun Facebook miliknya.

"Kita sudah skorsing keduanya selama seminggu tetapi sebelumnya kita panggil mereka, dinasehati dan disuruh minta maaf ke Ambo Rassa gurunya dan juga ke guru-guru seluruh Indonesia. Saat mereka minta maaf secara bergantian bersimpuh di depan guru Ambo Rassa, ada guru yang merekam. Video rekamannya kemudian diunggah ke akun facebook siswa Ki hari itu juga usai minta maaf, Rabu siang," kata Direktur Pendidikan Yayasan Ilham, Usman Effendi di SMA Ilham, Makassar, Jumat (14/10).

Siswa As dan Ki minta maaf ke guru ©2016 merdeka.com


Meski video permintaan maaf telah diunggah ke media sosial, namun Usman menyayangkan rekaman video minta maaf tersebut tidak dilengkapi caption atau keterangan gambar. Dia berharap kejadian itu bisa mengubah perilaku kedua siswanya tersebut.

"Tapi semoga setelah kejadian ini dan mereka kena sanksi, perilaku keduanya bisa berubah menjadi lebih baik. Karena memang itu tugas seorang guru yakni mendidik, membuat yang tidak bermoral jadi bermoral, membuat yang bodoh jadi cerdas karena itu memang tantangan seorang pendidik. Tapi nanti kalau anak ini sudah dibina dan dibina tapi belum berubah juga maka mau tidak mau akan dikeluarkan dari sekolah," tandas Usman Effendi.

Sementara itu, penelusuran merdeka.com di akun facebook Ki, video permintaan mereka itu sudah terhapus. Padahal sebelumnya, Heri salah seorang gurunya masih sempat memperlihatkan video itu dari akun facebook Ki. Yang tersisa hanyalah foto saat As dan Ki minta maaf di hadapan gurunya.

Advertisement

Baca juga:
Ini alasan siswa yang foto merokok di samping guru diskors
Siswa SMA merokok & angkat kaki di samping guru diskorsing seminggu
Siswa SMA yang merokok dan angkat kaki di samping guru dikenal nakal
Warga TPST Bantargebang tuntut sekolah bertaraf Internasional
Keceriaan di balik kemiskinan anak-anak sekolah Kenya

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.