Selain artikel di koran, SOKSI gerah karena cuitan Pimred Tempo di Twitter
Pimpinan Redaksi Tempo memuat tulisan 'G30Setnov' di akun twitternya.
Ketua harian Depinas Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Erwin Ricardo Silalahi bersama anggota SOKSI lainnya melaporkan koran Tempo atas dugaan pelanggaran etika pers ke Dewan Pers, Selasa (10/10). Tempo dinilai memuat artikel berita yang menggiring opini publik serta memiliki niat jahat terhadap Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.
Pelaporan didasari atas artikel di koran Tempo yang di dalamnya memuat sayembara pendapat mengenai apakah Setya Novanto sakit atau tidak. Hal tersebut dinilai menggiring opini publik untuk menciptakan rasa kebencian dan permusuhan. Menurut Erwin, seharusnya yang dapat memastikan apakah Setya Novanto sakit atau tidak, hanya dokter atau pihak yang ahli dalam bidang kesehatan.
"Salah satu contoh adalah yang kami lihat pemberitaan koran Tempo tentang sayembara yang dilakukan secara meluas kepada publik apakah benar pak Setya Novanto sakit atau tidak," ujarnya.
Selain itu, Erwin mengatakan juga melihat pertimbangan lainnya dengan melaporkan Tempo ke Dewan Pers lantaran melihat cuitan di twitter Pimpinan Redaksi Tempo yang memuat tulisan 'G30Setnov'. Hal tersebut menurut Erwin sudah tidak dapat ditolelir lagi.
"Di Twitter Pimred Tempo Budi Setyarso memuat 'g30setnov'," ujarnya.
Sementara itu, sampai dengan saat ini, SOKSI belum melihat apakah ada media lain yang akan dilaporkan seperti Tempo. "Untuk sementara ini belum ada," ujarnya.