LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sekolah TK di Surabaya hancur dirusak massa

Aksi perusakan tersebut disinyalir karena adanya persaingan antarpengelola TK. 60 Siswa terpaksa diliburkan.

2012-03-07 10:49:50
tk diserang
Advertisement

Bentrok warga dengan pengurus Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) Al Bustanul (Bustan) di Jalan Manyar Sabrangan, Surabaya, Jawa Timur, kembali terjadi, Selasa (6/3) malam.

Hingga Rabu (7/3) pagi, 60 siswa terpaksa diliburkan karena warga setempat merusak bangunan sekolah yang diduga tak berizin.

Tak urung, gedung sekolah yang hanya berukuran 8x6 meter itu pun hancur lebur dirusak massa. Aksi perusakan tersebut disinyalir karena adanya persaingan antarpengelola TK, yang setahun lalu juga sempat memanas. Saat itu sekolah disegel serta ditempeli berbagai poster kecaman. Kini kasus itu kembali terjadi, bahkan lebih parah.
 
“TK di sini tidak hanya ini (TK Bustan-red). Pak RW juga punya TK, tapi saya lupa namanya. TK Bustan ini kan gratis. Saya nggak tahu kalau nggak ada izinnya, tapi kayaknya kok ada persaingan,” ungkap perempuan yang mengaku bernama Rosana, warga setempat, Rabu (7/3) pagi.
 
Berdasar informasi yang dikumpulkan, faktor ilegal dan persaingan sekolah tersebut yang menjadi muara terjadinya penyerangan massa terhadap TK yang berada di tengah-tengah permukiman warga itu.

Praktis, akibat kejadian tersebut, TK di bawah naungan Yayasan Bustanul itu tidak bisa melakukan aktivitas belajar mengajar seperti biasanya. Amukan warga yang sporadis dan brutal itu langsung menyerang dengan merusak seluruh aset sekolah.
 
“Awal kejadiannya sudah sejak Senin malam. Kalau tidak salah sekitar pukul 21.30, sampai Selasa malam ketengan yang berujung perusakan masih terjadi,” ujar saksi yang mengaku ketakutan saat 20-an orang yang tak  bisa dikendalikan itu menghancurkan bangunan sekolah.

Suparman, Ketua RW 03, Kelurahan Manyar Sabrangan, Kecamatan Mulyorejo,  tidak berhasil dijumpai untuk konfirmasi.

“Bapak keluar kota, ke Trenggalek,” ujar seorang perempuan yang berada di rumah Suparman. Dia menyarankan agar meminta keterangan kepada Sekretaris RW 03 bernama Lukman.
 
Ditemui di rumahnya, Lukman mengatakan, TK Bustanul tidak memiliki izin beroperasi sebagai lembaga pendidikan.

“Ngakunya sudah mengajukan izin. Tapi, sampai sekarang tidak pernah ditunjukkan ke perangkat kampung. Kabarnya, izin yang diajukan tidak diperpanjang,” kata Lukman yang mengaku tidak bisa menghalau aksi brutal warganya malam itu.(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.