LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

'Sekolah rujukan' bagi anak-anak pengungsi Gunung Agung di Tabanan

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra mengaku menjamin keberlanjutan pendidikan bagi anak pengungsi telah berjalan cukup baik.

2017-09-28 04:30:00
Gunung Agung
Advertisement

Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menunjukkan rasa peduli terhadap anak-anak pengungsi Gunung Agung yang berstatus pelajar. Bahkan, langkah cepat dilakukan Bupati Eka dengan menggenjot Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial agar melakukan sistem rujukan terhadap anak pengungsi di Tabanan.

Ini dilakukannya untuk mengantisipasi putus sekolah karena mengungsi. Puluhan anak-anak yang awalnya bingung karena khawatir putus sekolah karena sedang mengalami bencana dan harus meninggalkan kampung halaman mulai hari ini sudah bisa tersenyum gembira.

"Semoga kami bisa diterima seperti siswa lainnya di sekolah, meski kami berasal dari anak-anak pengungsi," ucap Ni Komang Julianti, Rabu (27/9).

Hingga saat ini, jumlah pengungsi di Kabupaten Tabanan sudah mencapai 3.041 warga yang tersebar di sejumlah kecamatan di Tabanan dan ditampung hampir di 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan.

Advertisement

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Bali melalui Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali I Dewa Gede Mahendra Putra mengaku menjamin keberlanjutan pendidikan bagi anak pengungsi telah berjalan cukup baik. Ia mengapresiasi sikap proaktif yang ditunjukkan Dinas Pendidikan dan kepala sekolah jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK di Kabupaten/Kota.

"Tahap pertama, yang penting mereka masuk dulu dan tak ada yang tercecer," ujarnya.

Menurut Dewa Mahendra, saat ini Dinas Pendidikan Provinsi Bali terus melakukan pendataan siswa yang berada di pengungsian. Hingga Selasa (26/9), jumlah siswa jenjang SD,SMP, SMA/SMK dan SLB yang berhasil didata sejumlah 5,076 orang siswa.

Baca juga:
Sadri, pengungsi Gunung Agung berumur 1 abad meninggal
PVMBG: Kondisi Gunung Agung sekarang seperti tahun 1963 saat meletus hebat
Melihat aksi Polwan hibur anak pengungsi Gunung Agung
Duka pengungsi Gunung Agung
Pengungsi Gunung Agung sampai keluar Bali
Di tengah ancaman letusan Gunung Agung, bule-bule masih betah di Bali

(mdk/rzk)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.