LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sekolah ini tetap beraktivitas meski di radius 8 km dari Gunung Agung

Sekolah ini tetap beraktivitas meski di radius 8 km dari Gunung Agung. Salah seorang guru, ibu Ayu memilih bertahan dan tidak mengungsi lantaran masih ada siswa yang tetap masuk sekolah walau dalam kondisi cemas akan aktivitas gunung Agung saat ini.

2017-10-03 15:13:54
Erupsi Gunung Agung
Advertisement

Desa Datah kecamatan Abang, jika dilihat dari peta zona kawasan rawan bencana Gunung Agung hanya berjarak dalam radius 8 kilometer. Kendati desa ini berada dalam posisi kawasan zona awas, sejumlah penduduknya memilih tetap bertahan dan enggan untuk mengungsi.

Malah, sebuah sekolah dasar di SD 6 Desa Datah Kecamatan Abang Karangasem ini masih tetap melaksanakan proses belajar mengajar. Salah seorang guru, ibu Ayu memilih bertahan dan tidak mengungsi lantaran masih ada siswa yang tetap masuk sekolah walau dalam kondisi cemas akan aktivitas gunung Agung saat ini.

"Kami guru hanya tinggal 4 orang saja termasuk kepala sekolah. Anak-anak yang tersisa ada 30 an dari kelas 1 sampai kelas 6. Saya tidak mungkin tinggalkan mereka, semangat untuk belajarnya tinggi," kata dia, Selasa (3/10).

Kata dia, sebelum pada mengungsi tercatat siswa di sekolah ini ada 100 orang. Umumnya mereka meninggalkan sekolah karena orang tuanya memilih mengungsi secara mandiri. Soal 30 siswa yang masih bertahan, sejatinya karena terpaksa lantaran orangtua mereka tidak ada yang mau mengungsi.

SD di daerah rawan Gunung Agung ©2017 Merdeka.com/Gede Nadi Jaya

Advertisement

Ironisnya lagi, sekolah tempat mereka belajar untuk saat ini sangat rawan. Sejumlah tembok kelas sudah pada retak akibat tiap jam digoyang gempa. Untuk proses belajar, para guru menempatkan halaman sekolah untuk belajar siswa.

"Kami tidak ambil risiko jika belajar dalam ruangan kelas. Kami juga ingatkan agar sebaiknya siswa mengungsi karena di pengungsian juga mendapatkan pelajaran di sekolah yang baru. Karena orangtua siswa tidak mau mengungsi, maka siswa tetap memilih belajar di sini( SD 6 Datah)," ucapnya.

Baca juga:
Mengamati aktivitas terkini Gunung Agung
Panorama keindahan sawah Subak Lepang di kaki Gunung Agung
Kepulan asap Gunung Agung terpantau sudah sejak bulan Juli
Gubernur Bali nyatakan keadaan darurat penanganan pengungsi Gunung Agung
Ribuan pengungsi Gunung Agung mulai diliputi rasa bosan
Kak Seto luncurkan Pojok Baca untuk anak korban erupsi Gunung Agung

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.