Sekap penjaga, perampok kuras barang elektronik SMK di Kebumen
Sekap penjaga, perampok kuras barang elektronik SMK di Kebumen. Perampok berhasil membawa beberapa barang elektronik milik sekolah yakni laptop, layar LCD, kamera DSRL. Jumlah kerugian dari kejadian tersebut kurang lebih Rp 10 juta.
Komplotan perampok menyatroni SMK Bina Karya 2 Karanganyar, Kebumen, Kamis (20/7) dini hari. Sembari todongkan senjata tajam, para perampok menyekap 4 orang penjaga malam sekolah kejuruan tersebut, lantas menguras sejumlah barang elektronik.
Kesaksian salah seorang penjaga malam, Didi Efendi (33), para pelaku masuk melalui jendela musala. Di mana saksi dan seorang penjaga malam lainnya tengah beristirahat.
Komplotan perampok kurang lebih 7 orang lantas menyekap dan mengikat kedua penjaga malam di musala. Para perampok juga menyekap 2 orang penjaga malam lainnya yang berjaga di Ruang Guru dan Ruang Kepala Sekolah.
Kapolsek Karanganyar Polres Kebumen, AKP Mawakhir mengatakan, penjaga malam tidak bisa berbuat banyak karena diancam menggunakan golok dan benda yang mirip pistol. Para penjaga diikat tangan dan kaki serta ditutup matanya menggunakan lakban.
"Kurang lebih pukul 02.30 WIB, Didi Efendi baru berhasil melepas ikatannya. Dia melapor ke Polsek Karanganyar setelah membantu melepas ikatan ketiga teman lainnya", ujar Mawakhir, Kamis (20/7).
Perampok berhasil membawa beberapa barang elektronik milik sekolah yakni laptop, layar LCD, kamera DSRL. Jumlah kerugian dari kejadian tersebut kurang lebih Rp 10 juta.
"Kami menduga pelaku adalah jaringan antar kota dan sudah profesional," kata AKP Mawakhir.
Baca juga:
Office boy dibacok dan dirampok dekat Metropolitan Mal Bekasi
14 hari buron, pembunuh juragan angkot Samarinda diciduk di Lampung
Perampok ojek online di Bekasi diduga 6 orang, 2 di antaranya cewek
Kapak tertancap di helm, mahasiswa Pekanbaru nyaris tewas dirampok
Perampok sepeda motor tewas usai dikeroyok ojek online
Bermodal pistol, pria di Sorong palak bensin ke penjual BBM eceran
Derita orangtua & permohonan maaf pelaku pembunuhan Italia