LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sejumlah Warga Satu Desa di Bali Sempat Mengalami Gangguan Indra Penciuman

Banyak warga di Banjar Dinas Kecicang Islam, Desa Bebandem, Kabupaten Karangasem, Bali mengalami gangguan indra penciuman dan perasa. Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karangasem, Gusti Bagus Putra Pertama.

2020-09-04 20:32:12
Denpasar
Advertisement

Banyak warga di Banjar Dinas Kecicang Islam, Desa Bebandem, Kabupaten Karangasem, Bali mengalami gangguan indra penciuman dan perasa. Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karangasem, Gusti Bagus Putra Pertama.

"Memang benar ada banyak warga mengalami banyak gangguan penciuman. Itu semenjak Januari 2020 sampai dengan kemarin," kata Pertama saat dihubungi, Jumat (4/9).

Namun warga yang mengalami gejala itu sudah sebagian besar sembuh, usai melakukan pengobatan tradisional.

Advertisement

"Kemudian tidak ada keluhan lain-lain kecuali gangguan itu. Mereka melakukan pengobatan tradisional dengan berperilaku hidup bersih dan sehat mengikuti aturan pemerintah," imbuhnya.

Ia menerangkan, bahwa warga di Banjar Dinas Kecicang Islam ada empat ribu warga. Kemudian Dinkes melakukan pemantauan dan pelacakan. Saat ini tinggal dua orang yang mengalami gangguan seperti itu.

"Cuma masih dua (orang) yang mengalami itu dan itu pun sudah membaik. Sebelumnya, sama sekali tidak mencium apa. Jadi, untuk itu kita tindak lanjuti karena kondisi fisik baik, iya mungkin istirahat dan memberikan vitamin kemudian disarankan untuk tetap mengikuti protokol kesehatan," jelasnya.

Advertisement

Ia juga menyebutkan, bahwa warga ini tidak terindikasi terpapar Covid-19. Karena, tidak ada keluhan lain selain hilangnya indra penciuman dan tidak mengalami batuk, flu, demam atau gangguan pernapasan lainnya.

"Memang di Banjar ini riwayat ada warganya empat orang terkonfimasi positif Covid-19. Tetapi itu juga sudah selesai isolasi, dan yang kontak erat pun sudah selesai di karantina," ujarnya.

Selain itu, Dinkes melakukan edukasi ke warga untuk terus menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker dan lain-lainnya. Ia menduga bahwa warga yang kehilangan indra penciuman ini dikarenakan pengaruh psikis dan pikiran.

"Karena itu kami memberikan edukasi dan sosialisasi protokol kesehatan dengan baik. (Mereka) tidak ada batuk pilek sama demamnya itu. Kemudian, dengan menjaga imunitas tidak mengarah ke sana dan dia bisa pulih. (Ini) bisa saja karena psikis dan pikiran," ujar Pertama.

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.