Sejumlah Kepala SKPD di Garut Terpapar Covid-19
Selain para Kepala SKPD, saat ini juga menurutnya sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) di Garut sedang menjalani isolasi dan perawatan karena terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, setidaknya ada sekitar 20 orang tenaga kesehatan yang masih menjalani isolasi dan perawatan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani mengatakan, saat ini sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Garut terpapar Covid-19. Mereka saat ini sedang menjalani isolasi dan perawatan.
“Ya memang ada beberapa Kepala SKPD, salah satunya Kepala Dinas Perhubungan. Kemarin juga Kepala bappeda dicek juga, tapi hasilnya belum tahu. Kalau melihat gejala sih sepertinya positif,” katanya di Garut, Kamis (3/3).
Dia menyebut, para Kepala SKPD yang terpapar Covid-19 sedang menjalani isolasi dan perawatan.
“Ya tentunya dilakukan isolasi dan perawatan sesuai dengan prosedur,” sebutnya.
Selain para Kepala SKPD, saat ini juga menurutnya sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) di Garut sedang menjalani isolasi dan perawatan karena terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, setidaknya ada sekitar 20 orang tenaga kesehatan yang masih menjalani isolasi dan perawatan.
Sejak awal tahun 2022, dijelaskan leli, setidaknya terdapat 100 orang tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19. Para nakes yang terpapar, kebanyakan karena kontak di luar lingkungan pekerjaannya.
“Mereka terpaparnya dari luar, karena kalau nakes itu gampang terdeteksi karena rutin cek. Jadi kalau gak bergejala juga ketahuan, tapi kalau yang lain kan enggak tahu,” tutupnya.
Baca juga:
Pemkab Bantul Perintahkan RS Tingkatkan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19
2 Tahun Pandemi, Kemenkes Nilai Penting Kolaborasi dan Penguatan Layanan Kesehatan
RI Menuju Endemi Covid-19, BIN Percepat Vaksinasi di Wilayah 4T Bengkulu
Tekan Penularan Covid-19, 1.000 Warga Tangerang Selatan Divaksinasi Booster
Pemerintah Diminta Perbaiki Sistem Kesehatan untuk Beralih ke Endemi Covid-19
Vaksin Covid-19 Dosis Keempat Tunggu Keputusan Kemenkes
Epidemiolog: Indonesia Siap Masuk Endemi Covid-19 Tapi Tetap Tunggu WHO