LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sejumlah ASN Pemkot Solo Terpapar Covid-19, Kerja Dilakukan dari Rumah

Para pejabat pemkot juga harus melakukan swab test usai dilakukan tracing. Di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani.

2020-12-07 22:28:00
Covid-19
Advertisement

Sejumlah kepala bagian dan ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo terpapar virus Corona. Akibatnya sejumlah layanan terganggu dan harus dilakukan dari rumah.

Para pejabat pemkot juga harus melakukan swab test usai dilakukan tracing. Di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani.

"Mereka ini tertular ada yang baru pulang dari tugas ada yang tertular di jalan. Sudah di setiap tempat. Di jajaran Sekda ada, salah satu Subbag dikosongkan dulu," ujar Ahyani saat dihubungi wartawan, Senin (7/12).

Advertisement

Ahyani mengatakan langkah selanjutnya dilakukan tracing untuk memutus rantai penularan Covid-19. Untuk yang tidak terkena tracing masih tetap harus bekerja seperti biasa. Sedangkan yang terkena tracing, Harus melakukan isolasi dan bekerja dari rumah sambil menunggu hasil swab test.

"Saya juga masuk swab test hari ini. Saya masuk WFH (work from home) juga hari ini. Kerja sama saja, Teman teman kirim surat ke rumah, tandatangan, koordinasi bisa lewat WA, lewat zoom," katanya.

Ahyani mengaku melakukan kontak dekat dengan salah satu ASN yang terpapar saat melakukan rapat bersama. Di sisi lain, dia juga membenarkan jika ada 2 kepala bagian (Kabag) yang terpapar usai rapat bersama. Yakni Kabag Hukum dan Kabag Organisasi.

Advertisement

Yani mengaku belum mengetahui sumber pasti penularan dari para ASN dan pejabat di Kota Solo tersebut. Namun ia menduga ada salah satu yang sebelumnya bepergian keluar kota dan terpapar.

"Sekarang itu penularannya kan tidak bisa terdeteksi lagi. Sepertinya awalnya dari teman yang bepergian keluar kota, bawa oleh-oleh kontak. Oleh-oleh kontak itu paling," katanya.

Untuk itu ia mengimbau kepada seluruh ASN dan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan kapanpun dan di manapun berada. Tidak hanya di kantor, namun juga saat keluar.

Baca juga:
Ruang Perawatan RS Wongsonegoro Penuh, Puluhan Pasien Covid-19 Mengantre di IGD
Jelang Pencoblosan Pilkada, 199 Petugas KPPS Kabupaten Bandung Positif Covid-19
Pulang dari Bali, Belasan Pegawai Disdukcapil Garut Positif Covid-19
INFOGRAFIS: Per 7 Desember Kasus Sembuh Bertambah 4.431, Total 479.202
BPOM: Vaksin Sinovac Tidak Ada Efek Samping Kritikal
Tenaga Kesehatan Diminta Dukung Vaksinasi Covid-19 dan Tak Terlibat Propaganda Sesat

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.