Sejak Awal Pandemi, 327 Balita di Bangka Positif Covid-19 Akibat Terpapar Orang Tua
Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat 327 balita di daerah itu papar positif Covid-19 akibat terinfeksi orang tuannya atau orang terdekat. 327 balita yang positif Covid-19 itu berdasarkan hasil uji laboratorium tersebut tersebar di delapan kecamatan.
Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat 327 balita di daerah itu papar positif Covid-19 akibat terinfeksi orang tuannya atau orang terdekat. 327 balita yang positif Covid-19 itu berdasarkan hasil uji laboratorium tersebut tersebar di delapan kecamatan.
"Total ratusan balita positif Covid-19 tersebut terhitung sejak munculnya varian virus corona di Kabupaten Bangka hampir selama dua tahun hingga sekarang," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra di Sungailiat, Kamis (26/8).
Dia mengatakan, balita positif Covid-19 umumnya terinfeksi dari orang tuanya yang terlebih dahulu terpapar maupun kontak erat dengan orang terdekat yang positif Covid-19.
"Saya ingatkan bagi orang tua yang diketahui positif Covid-19 dan memiliki balita atau bayi hendaknya untuk sementara dijauhkan terlebih dahulu mengantisipasi sebaran virus pada anaknya," ujar dia.
Berdasarkan data perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka sampai hari ini terdata total kasus 8.581 orang, sembuh 7.573 orang dan meninggal dunia akibat Covid-19 mencapai 299 orang.
Menurutnya, balita yang positif Covid-19 sebagian besar sudah sembuh dan masih terdapat beberapa balita menjalani proses perawatan kesehatan baik di rumah sakit ataupun di balai isolasi.
"Dari angka kesembuhan pasien Covid-19 hari ini lebih banyak dibandingan angka temuan kasus yakni sembuh 98 orang dan angka kasus 45 orang," ujar dia.
Menurutnya, dari total kasus Covid-19 mencapai 8.581 orang itu terbanyak pada kelompok perempuan yakni 4.509 orang dan sisanya kelompok laki-laki.
"Saya ingatkan masyarakat tetap disiplin menerapkan prokses guna mencegah penyebaran Covid-19 dan mengikuti vaksinasi di layanan puskemas terdekat atau tempat lain yang sudah ditentukan pemerintah daerah," tandasnya. Dikutip Antara.
(mdk/gil)