Sebut 'Universitas Mustopa', Jokowi ditertawai wisudawan
Mendapat geliat dari hadirin, Jokowi pun mengerutkan kening dan penasaran.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) keseleo lidah saat memberikan orasi ilmiah dalam acara Dies Natalis ke-52 Universitas Moestopo dan wisuda sarjana/magister di Jakarta Convention Center. Dia menyebut nama universitas di Jakarta Selatan itu dengan Universitas Mustopa, bukan Moestopo.
"Yang kami hormati seluruh civitas Universitas Mustopa," kata Jokowi seraya disambut tertawa seluruh wisudawan dan hadirin di JCC, Jakarta, Rabu (3/4). Berjas hitam plus dasi, Jokowi tiba di JCC sekitar pukul 09.30 WIB.
Mendapat geliat dari hadirin, Jokowi pun mengerutkan kening dan penasaran. "Iya Moestopo kenapa, keseleo-keseleo dikit ya enggak apa-apa, gubernur kan enggak harus betul terus," bela Jokowi yang kembali disambut tawa.
Di hadapan 911 wisudawan Universitas Moestopo, Jokowi memberikan petuah-petuah. Salah satu yang ditekankan Jokowi adalah tentang kemandirian dan kewirausahaan.
"Tidak perlu menunggu orang lain atau perusahaan memberikan pekerjaan kepada kita. Seharusnya kita memberikan pekerjaan bagi orang lain. Di negara kita, sangat terbuka sekali memberikan peluang pekerjaan," pesan Jokowi.
"Kalau ingin usaha itu jangan pikir panjang-panjang, yang paling penting satu, segera dimulai. Negara kita butuh wirausahawan dan enterpreneur," tandasnya.
Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan orasi dengan tema 'Membangun Kemandirian Bangsa Melalui Inovasi, Interpreneurship dan Kearifan Lokal'. Jokowi membeberkan sepak terjangnya dan kiat-kiat bagaimana menjadi seorang pengusaha.
Sedangkan Rektor Universitas Profesor Doktor Moestopo (Beragama) Prof. Dr. H Sunarto, M. si dalam sambutannya menyampaikan, perguruan tinggi tidak sekadar seperti pabrik yang hanya menghasilkan jumlah lulusan, namun tuntutannya lebih besar yakni aspek kualitatif.
"Kami berharap para wisudawan dapat memperoleh ilmu dan pengalaman yang berguna sebagai pembanding nilai-nilai keilmuan yang diajarkan ketika mereka masih di bangku kuliah dan membuka wawasan wisudawan saat terjun di masyarakat atau dunia pekerjaan nantinya," pesan Sunarto.
(mdk/ren)