Sebut nama baru di Century, Anas tetap minta SBY dihormati
Nama yang disebut Anas tersebut tidak akan disangka-sangka terlibat dalam kasus bailout Bank Century senilai Rp 6,7 T.
Anggota Timwas Century DPR dari Fraksi PPP Ahmad Yani mengatakan mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum memberikan data-data yang dimiliki terkait kasus bailout Bank Century. Dalam kunjungannya ke rumah Anas, Ahmad Yani mengaku bahwa mantan Ketum PB HMI itu menyebut satu nama baru.
Menurut Yani, nama yang disebut Anas tersebut tidak akan disangka-sangka terlibat dalam kasus bailout Bank Century senilai Rp 6,7 triliun. Namun kepada tim kecil, Anas berpesan agar menghormati SBY.
"Tapi Anas berkali-berkali minta tolong hormati dan jaga SBY. SBY pemimpin kita jadi harus kita hormati," kata Yani usai bertemu Anas di rumahnya di Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (4/3).
Dalam pertemuan itu, Ahmad Yani juga menceritakan bahwa Anas awalnya tidak pernah bermaksud menyerang SBY selaku ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. Yani menambahkan meskipun di beberapa media Anas terlihat perang dingin dengan SBY, namun dia tetap menghormati SBY sebagai pendiri Partai Demokrat.
"Anas mengatakan saya tidak pernah menyerang secara personal, kalau pemimpin diobok-obok terus kan gimana gitu. Jadi dia masih hormati SBY," ujarnya.
Sebelumnya, Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengungkap data-data yang dimiliki terkait kasus bailout Bank Century kepada tim kecil Pengawas Century yang mendatangi kediamannya di Jalan Teluk Semangka, Duren Sawit, Jakarta Timur.(mdk/hhw)