Sebelum Wafat, Habibie Sedang Menulis Buku Tentang Kehidupan
Sekretaris Pribadi BJ Habibie, Rubijanto mengatakan, almarhum sempat menulis sebuah buku yang belum selesai dikerjakan. Dalam buku tersebut, dia mengungkapkan, Habibie bercerita tentang kehidupan.
Almarhum Presiden ke-3 RI BJ Habibie telah menghembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto pada Rabu (11/9) lalu. Ternyata, suami dari Hasri Ainun Besari itu tengah menulis buku sebelum tutup usia.
Sekretaris Pribadi BJ Habibie, Rubijanto mengatakan, almarhum sempat menulis sebuah buku yang belum selesai dikerjakan. Dalam buku tersebut, dia mengungkapkan, Habibie bercerita tentang kehidupan.
"Belum selesai terburu wafat," katanya di Kediaman Almarhum Habibie, Jakarta Selatan, Sabtu (14/9).
Dia mengaku, tidak dapat merinci isi buku yang belum selesai ditulis oleh ilmuwan kebanggaan Indonesia itu. Bahkan, Habibie belum memberikan judul untuk buku yang belum selesai tersebut.
"Belum punya judul... tentang kehidupan," tutupnya.
Untuk diketahui, Habibie yang lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936, tutup usia dalam usia 83 tahun pada Rabu pukul 18.05 WIB di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.
Sebanyak 44 tim dokter dipimpin oleh tim dokter kepresidenan sudah bekerja merawat Habibie sejak Presiden ketiga RI tersebut dirawat di RSPAD Gatot Soebroto pada 1 September 2019.
Pihak keluarga Habibie mengapresiasi kinerja tim dokter yang telah menangani kondisi kesehatan Habibie selama menjalani perawatan.
Rencananya Habibie akan dimakamkan di sebelah makam istrinya, Ainun Habibie di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta, Kamis (12/9). Presiden Jokowi dijadwalkan memimpin upacara pemakaman Habibie.
Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Sejumlah Mahasiswa Berziarah ke Makam BJ Habibie
Tiga Hari Wafatnya BJ Habibie, Peziarah Masih Terus Berdatangan ke TMP Kalibata
Kenang Habibie, Airlangga Minta Kader Jadikan ITI Sebagai Perguruan Tinggi Negeri
Hening Cipta Persiraja untuk BJ Habibie
Ganjar Pranowo-Taj Yasin Gelar Doa Bersama untuk Mbah Moen dan BJ Habibie
Duka Mendalam, Insinyur se-ASEAN Beri Penghormatan Tertinggi ke Habibie