LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sebelum tewas, kapolsek minta anak buahnya selamatkan diri

Perwira itu tewas di tempat, sedang ketiga anggotanya selamat.

2013-03-28 13:35:10
Kapolsek Dikeroyok
Advertisement

Kapolsek Dolok Pardamean, AKP Andar Yonas Siahaan (51) ternyata sengaja menyuruh tiga anggotanya melarikan diri sebelum dia diamuk massa. Perwira itu tewas di tempat, sedang ketiga anggotanya selamat.

"Kronologinya bermula sekitar pukul 20.30 WIB, kapolsek menerima SMS dari masyarakat bahwa ada judi di lokasi itu. Dia membawa tiga anggotanya ke TKP," jelas Kapolda Sumut, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro di rumah duka Jl Pintu Air IV Gang Kelapa, Medan Johor, Kamis (28/3).

Dia memaparkan, AKP Andar Yonas Siahaan sudah berhasil menangkap pelaku perjudian itu dan membawanya ke mobil. Selanjutnya, korban dan anggotanya segera kembali menuju Polsek Dolok Pardamean.

"Tapi istri tersangka berteriak-teriak, begitu juga dengan tersangka," jelas Wisjnu.

Karena diteriaki, AKP Andar Yonas Siahaan turun memberitahu massa bahwa dia kapolsek. Massa memaksa agar tersangka segera dilepaskan. Polisi menurut dan menyerahkan tersangka kepada warga.

"Melihat massa masih beringas, kapolsek menyuruh anggota pergi agar tidak ikut menjadi korban. Massa yang beringas memukul kepalanya. Pecah kepalanya itu," jelas Wisjnu.

Akibat amukan itu, tewas di tempat. Wisjnu menyatakan sangat menyesalkan kejadian ini. Terlebih, massa dipastikan mengenali korban sebagai Kapolsek Dolok Pardamean. "Selain sudah memberitahu bahwa dia kapolsek, kantor polseknya pun hanya sekitar 2 km dari lokasi kejadian," papar Wisjnu.

Sebelumnya, AKP Andar Yonas Siahaan tewas saat menangkap tersangka bandar perjudian di Desa Dolok Saribu, Kecamatan Dolok Pardamen, Simalungun, Sumut Rabu (27/3) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Dia diamuk massa setelah diteriaki istri tersangka sebagai maling kerbau.

Teriakan itu diduga memantik perhatian sekaligus amarah warga sekitar. AKP Andar Yonas Siahaan terjebak dan langsung jadi bulan-bulanan warga. Dia tewas di tempat. Tiga anggotanya berhasil menyelamatkan diri.(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.