Sebelum pelemparan bom molotov, ada orang pernah bertanya rumah Mardani PKS
Sejumlah orang dikabarkan pernah menanyakan kediaman Mardani Ali Sera, ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Tak lama kemudian, kediaman Mardani diteror bom molotov oleh orang tak dikenal.
Sejumlah orang dikabarkan pernah menanyakan kediaman Mardani Ali Sera, ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Tak lama kemudian, kediaman Mardani diteror bom molotov oleh orang tak dikenal.
"Istri bilang pernah ada yang nanya Pak Mardani, kebetulan jemaah masjid, itu Minggu lalu," kata menantu Mardani, Wijaya saat ditemui Jumat (20/7).
Namun, orang yang bertanya tersebut tampak mengalami gangguan kejiwaan. Karena dilihat dari penampilannya tak seperti orang normal pada umumnya. Bahkan, ketika ditanya balik justru malah kabur.
"Dari teman-teman istri juga pernah ada, ada yang menanyakan rumahnya pak Mardani di mana, terus tidak dijawab namun dia (bertanya) langsung pergi," ujarnya.
Wijaya mengatakan, Mardani setelah kejadian berpesan agar tidak memberikan keterangan tidak spekulatif perihal peristiwa pelemparan bom molotov yang terjadi pada Kamis dini hari kemarin.
"Waktu kejadian ada tiga orang di rumah, sekarang ada tujuh orang," ujarnya.
Usai kejadian itu, Wijaya mengungkapkan, pihak keluarga cukup khawatir. Namun, kini aparat kepolisian dan TNI telah melakukan penjagaan pada malam hari. Bahkan, kabarnya anggota FPI juga akan ikut menjaga.
Baca juga:
Rumah Mardani Ali Sera dijaga TNI dan Polisi usai diteror bom molotov
Polisi bentuk tim buru pelempar molotov rumah Mardani Ali Sera
Diduga, pelempar bom molotov ke rumah Mardani Ali Sera dua orang laki-laki
Kasus pelemparan molotov, polisi akan minta keterangan Mardani Ali Sera
Polisi minta semua pihak tak berspekulasi soal pelemparan molotov ke rumah Mardani