LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sebelum meninggal, siswa SD di Sukabumi kaget dan terjatuh

Hasil olah TKP tersebut pihaknya tidak menemukan barang bukti lain yang menyebabkan korban meninggal dunia. Tetapi pihaknya mendapat informasi dari rekan korban yang berada di TKP saat kejadian yakni Selasa, (8/8) SR tidak sengaja dilempar oleh minuman energi yang sudah beku oleh DR namun tidak terkena tubuhnya.

2017-08-09 11:43:13
Perkelahian Pelajar SD
Advertisement

Polsek Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi tewasnya pelajar kelas II SDN Longkewang yakni SR (8) warga Kampung Citiris.

"Olah TKP di lapang SDN Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan yang kami lakukan ini untuk memperjelas dan mempertajam penyebab kematian SR dan mencari barang bukti lainnya," kata Kanit Reskrim Polsek Cibadak Iptu Madun, seperti dilansir Antara, Rabu (9/8).

Hasil olah TKP tersebut pihaknya tidak menemukan barang bukti lain yang menyebabkan korban meninggal dunia. Tetapi pihaknya mendapat informasi dari rekan korban yang berada di TKP saat kejadian yakni Selasa, (8/8) SR tidak sengaja dilempar oleh minuman energi yang sudah beku oleh DR namun tidak terkena tubuhnya.

Diduga kaget, korban terjatuh dan kepalanya terkena kaki rekannya sehingga ada luka kecil di pelipis SR. Tiba-tiba anak bungsu dari delapan bersaudara tersebut tidak sadarkan diri dan langsung dibawa gurunya ke unit kesehatan sekolah (UKS).

Namun, karena tidak sadarkan diri korban pun dilarikan ke Puskesmas Cicantayan tapi nyawanya sudah tidak tertolong.

Lanjut dia, penyidikan pun terus dilakukan dan sudah memeriksa dua orang saksi yakni wali kelas dan pelapor dari keluarga korban. Hasil olah TKP ini untuk memperkuat berkas penyidikan dan mengungkap motifnya.

"Kami masih mengembangkan kasus ini dan pemeriksaan pun masih dilakukan secara berkala agar tidak muncul isu atau informasi yang simpang siur di masyarakat sehingga tidak menyebabkan polemik," tambahnya.

Madun mengatakan pihaknya juga sudah melakukan otopsi kepada jenazah korban pada Selasa malam. Ternyata hasilnya tidak ditemukan adanya bekas luka lebam akibat penganiayaan hanya saja ada luka kecil di pelipis korban.

Sebelumnya, seorang pelajar SD yang masih duduk di kelas II SDN Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, tewas diduga usai berkelahi dengan rekan sekelasnya pada Selasa,(8/8).

Baca juga:
Kasus siswa SD tewas di-bully, KPAI sebut sekolah tak lagi aman
Tim akan investigasi soal bocah SD tewas usai kelahi dengan rekannya
Temannya tewas usai berkelahi, bocah SD di Sukabumi masih syok
Ini penyebab kematian bocah SD usai berkelahi dengan rekannya
Siswi SD di Kendal tewas setelah dipukul seorang teman sekelas
Kenakalan murid SD zaman sekarang, racik miras hingga bunuh teman

(mdk/msh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.