LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sebelum Kawah Sileri meletus, PVMBG sudah rekomendasi radius bahaya

Sebelum Kawah Sileri meletus, PVMBG sudah rekomendasi radius bahaya. Sejak 24 Juni 2017 pihaknya telah merekomendasikan radius bahaya hingga 100 meter. PVMBG mengimbau masyarakat agar tidak panik. Sebab, material gas yang dikeluarkan Kawah Sileri tidak mengandung racun.

2017-07-02 16:15:29
Objek Wisata Dieng
Advertisement

Letusan freatik (letusan gas) di Kawah Sileri, Kawasan Wisata Dataran Tinggi Dieng, Desa Kepakisan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, terjadi pada Minggu (2/7). Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dieng Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surip menuturkan, tinggi letusan freatik mencapai 50 meter.

Sejak 24 Juni 2017 pihaknya telah merekomendasikan radius bahaya hingga 100 meter. "Dengan kejadian ini, kami belum mengetahui apakah radius bahaya akan diperluas. Tergantung dari pusat, kami masih mengumpulkan data," ujar Surip kepada wartawan, Minggu (2/7).

Dia mengimbau masyarakat agar tidak panik. Sebab, material gas yang dikeluarkan Kawah Sileri tidak mengandung racun.

Advertisement

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan letusan Kawah Sileri adalah freatik, yaitu letusan gas atau embusan asap serta material yang dipicu tekanan gas di bawah permukaan.

"Petugas dari BPBD Kabupaten Banjarnegara, PVMBG, TNI, Polri, SKPD, relawan, dan lainnya sudah berada di lokasi. Pengunjung maupun warga diminta untuk meninggalkan lokasi dan untuk area kawah sudah dikosongkan. Kejadian tersebut berpotensi akan menimbulkan letupan susulan," ucapnya.

Kawah Sileri merupakan salah satu objek wisata di Dataran Tinggi Dieng yang memiliki bentuk unik berupa kepundan datar. Sehingga air kawah yang selalu mendidih terus mengalir ke permukaan yang lebih rendah dengan permukaan air mencapai 4 hektare. Aktivitas kawah ini cukup tinggi karena sempat beberapa kali meletus sehingga menjadi kawah yang paling berbahaya di Dieng.

Advertisement

"Kawah Sileri merupakan kawah yang paling aktif dan pernah meletus beberapa kali yang sempat tercatat adalah tahun 1939, 1944, 1964, 1984, 2003, dan 2009. Hingga saat ini status Gunung Dieng masih normal aktif, belum ada kenaikan status terkait dengan peningkatan aktivitas gunung dan letusan yang terjadi pada siang ini," katanya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.