LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sebelum Eksekusi, 2 Pelaku Intai Calon Pendeta Selama Seminggu

Sebelum Eksekusi, 2 Pelaku Intai Calon Pendeta Selama Seminggu. Di TKP, kedua tersangka menaruh dua batang kayu di tengah jalan dan bersembunyi. Begitu melintas, mereka keluar yang langsung mencegat dan menarik korban Melinda dan NP (9) ke kebun sawit.

2019-03-29 17:19:17
Pembunuhan Calon Pendeta
Advertisement

Aksi pembunuhan calon pendeta Melindawati Zidemi (24) ternyata sudah direncanakan cukup lama. Kedua tersangka, Hendri (18) dan Nang (20), mengintai korban sejak seminggu sebelum eksekusi.

Tersangka Hendri mengaku menaruh dendam karena tersinggung hinaan korban dengan kata-kata wajah jelek. Dia pun merencanakan perkosaan untuk meluapkan emosinya.

"Saya ngobrol dengan Nang, tahunya dia ada niat memperkosa juga. Jadi kami atur rencana selama seminggu," ungkap tersangka Hendri di Mapolda Sumsel, Jumat (29/3).

Advertisement

Dalam kurun waktu seminggu itu, mereka memperhatikan kebiasaan korban. Kedua tersangka pun sepakat mengeksekusi saat korban pulang dari pasar yang biasa ia lakukan setiap hari. Mereka menyiapkan perlengkapan, mulai dari kayu, karet ban, dan sebo.

"Setiap sore kami duduk santai di basecamp, kami intai dia setiap hari. Hari Senin itu baru kami buntuti karena tahu dia pergi ke pasar," ujarnya.

Di TKP, kedua tersangka menaruh dua batang kayu di tengah jalan dan bersembunyi. Begitu melintas, mereka keluar yang langsung mencegat dan menarik korban Melinda dan NP (9) ke kebun sawit.

Advertisement

"Nang ikat anak kecil itu, dia cekik. Saya pegangi Melinda. Kami kira anak kecil itu sudah meninggal jadi kami buang," kata dia.

Sementara tersangka Nang mengaku batal memperkosa karena korban sedang datang bulan. Namun dia sempat melakukan perbuatan tak senonoh pada korban.

"Dia melawan terus walaupun sudah diikat," akunya.

Nang berdalih tidak berniat menghabisi nyawa korban. Niat itu muncul setelah penutup wajahnya tersingkap dan sempat dilihat korban.

"Kami sama-sama mencekik lehernya sampai mati. Terus kami seret dan buang ke semak-semak," pungkasnya.

Baca juga:
Hasil Penyidikan Polisi, Sebelum Dibunuh Calon Pendeta Melindawati Tidak Diperkosa
Kesal Dibilang Berwajah Jelek, Motif Pelaku Bunuh Calon Pendeta Melindawati
Fakta-Fakta Terungkapnya Motif Pembunuhan Calon Pendeta Melindawati
Pembunuhan Calon Pendeta Bermotif Dendam Pribadi
Polisi Tangkap 2 Pembunuh Calon Pendeta di Ogan Komering Ilir

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.