Sebelum bunuh istri majikan, penjaga kebun diduga nyabu dulu
Sebelum bunuh istri majikan, penjaga kebun diduga nyabu dulu. Tersangka mengaku tak digaji selama tiga bulan.
Polisi menemukan alat isap sabu dalam kamar tersangka pembunuh majikan di rumah korban, Desa Rejosari Kecamatan Lirik, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Tersangka Mimin Parwanto (36) diduga menggunakan sabu sebelum membunuh Yutmia Syafmelda (24).
Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni menuturkan bong dan plastik bekas sabu itu ditemukan ketika polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Alat penghisap dan plastik bekas sabu itu ditemukan di salah satu rumah milik korban yang selama ini ditempati tersangka dan berada di depan rumah korban," ujar Abas kemarin.
Abas juga mengungkapkan, Mimin mengaku tiga bulan tidak digaji. Mimin ditangkap Reskrim Polsek Lirik bersama Polres Inhu pada Sabtu sekitar pukul 09.30 WIB.
"Masih diselidiki, apakah tersangka menggunakan sabu atau tidak, terkait sebelum dilakukannya pembunuhan ini," terang Perwira menengah jebolan Akademi Kepolisian tahun 1996 ini.
Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan tersangka serta mendalami temuan bong. "Kasus ini masih kita kembangkan, terkait pembunuhan maupun temuan alat isap narkoba jenis sabu ini," pungkasnya.
Yumita tewas bersimbah darah dibunuh Mimin yang bekerja sebagai penjaga kebun, Jumat (23/9). Usai melakukan aksinya, Mimin kabur dan sempat dipergoki suami korban.
Mimin merupakan warga dusun sungai limau Desa Seko Lubuk tigo kecamatan Lirik kabupaten Indragiri Hulu.
Baca juga:
Polisi bekuk penjaga kebun pembunuh majikannya di Inhu
Pengakuan memilukan gadis korban pemerkosaan & dikubur hidup-hidup
Seorang ibu di Inhu ditemukan tewas, diduga dibunuh penjaga kebun
Geger pembunuhan di padepokan pengganda uang milik Taat Pribadi
Polisi usut praktik penggandaan uang pemilik Padepokan Kanjeng Dimas
Ayah bunuh anaknya di OKI dikenal pemarah & sudah 3 kali nikah