SBY: Papua adalah tanggung jawab bersama
"Pesan saya jelas dalam menjalankan tugas, jangan lah melanggar hukum dan HAM," kata SBY.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki pandangan tersendiri melihat konflik di Papua yang terus memanas dan tak kunjung usai. Menurutnya, kesejahteraan Papua adalah tanggung jawab bersama.
Dia menegaskan Papua dan Papua Barat adalah sah milik Indonesia dan itu adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang juga merupakan kedaulatan wilayah untuk keadilan.
"Kita semua punya kewajiban untuk menegakkan hukum di wilayah itu, karena Papua itu sah milik Indonesia yang memiliki legalitas dan legitimasi," ujar SBY saat memberikan kuliah umum di Gedung Sudirman, Markas Besar Angkatan Darat Sekolah Calon Perwira (Secapa AD), Jalan Hegarmanah, Bandung, Jumat (29/6).
SBY juga meminta semua aparat penegak hukum termasuk TNI ikut memberikan keamanan lokal adalah sah.
"Papua adalah Indonesia, pesan saya jelas dalam menjalankan tugas, jangan lah melanggar hukum dan HAM, kalau ada yang melanggar tentu ada sanksi," jelasnya.
SBY pun mengimbau, jika ada gerakan di Papua yang ingin memisahkan diri, itu berarti sangat bertentangan dengan semangat kedaulatan negara. Dia pun mengklaim sejak pertama kali menjadi presiden pada 2004 lalu, dirinya selalu melakukan pendekatan yang damai melalui dialog yang bermartabat. Itu semua untuk menjaga keutuhan negara.
"Papua adalah Indonesia sah, kita semua ingin memajukan kesejahteraan Papua, ini menyangkut kedaulatan wilayah untuk keadilan. Saya terus berdialog dengan seluruh komponen. Ini kebijkan tentang Papua," pesan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini.(mdk/lia)