SBY bakal jadi \'datuk\' di pembukaan PON Riau
Lembaga Adat Melayu pernah memberi gelar kehormatan kepada SBY dengan sebutan Seri Indra Setia Amanah Wangsa Negara.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) malam nanti akan membuka Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012 di Pekanbaru, Riau. Bak seorang datuk di Tanah Melayu, SBY akan mengenakan busana adat Riau.
Seperti dilansir situs resmi Sekretariat Kabinet, Selasa (11/9), busana Teluk Belanga yang serba hitam akan dipakai sang presiden. Ibu Negara Ani Yudhoyono juga akan mengenakan pakaian kebesaran dalam adat Melayu Riau itu.
Pada 2007, Lembaga Adat Melayu Riau pernah memberi gelar kehormatan kepada SBY dengan sebutan Seri Indra Setia Amanah Wangsa Negara, yang berarti cahaya, nur yang menerangi seseorang yang amanah, taat, patuh, dan setia memegang janji dalam memimpin di wilayah berdaulat Republik Indonesia.
Spanduk dan baliho berbagai ukuran dengan ucapan selamat datang menyemarakkan sepanjang jalan rute kedatangan SBY di Pekanbaru, mulai dari Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II hingga stadion utama PON di Rumbai, Pekanbaru. Salah satu baliho memajang gambar Presiden SBY dan Ibu Ani dalam busana Teluk Belanga. Busana yang dikenakan Presiden SBY terdiri atas tanjak kebesaran, keris, dan selempang.
Busana adat yang dikenakan Presiden SBY ini, sekaligus menandai pembukaan Gelar Budaya Melayu Riau. Pembukaan PON akan dimeriahkan Tarian Harmoni Nusantara garapan koreografer Deddy Puja Indra, yang melibatkan 500 penari dan dalam iringan lagu daerah Riau, 'Lancang Kuning'.(mdk/ren)