SBY: Apa seseorang harus dimenangkan dengan segala cara, mutlak?
SBY: Apa seseorang harus dimenangkan dengan segala cara, mutlak? Dia pun bertanya, apakah Agus Yudhoyono memang tak boleh menggunakan hak konstitusionalnya untuk jadi calon gubernur. Dia pun menyindir ada pihak yang rela melakukan segala cara demi memenangkan calon tertentu di Pilgub DKI 2017.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menyentil penguasa di negeri ini. Dia berang, difitnah keji semenjak anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta.
SBY menilai, wajah demokrasi Indonesia sedang dalam ancaman yang serius. Menurut dia, banyak yang menyadari hal ini, namun tak berani mengutarakan.
"Wajah demokrasi kebebasan dan keadilan di negeri ini mengalami ancaman yang serius. Saya merasakan, sejak Agus Harimurti Yudhoyono maju jadi cagub, bukan main tekanan fitnah dan pembunuahan karakter terhadap saya," kata SBY di kediamannya, Kuningan, Jakarta, Selasa (14/2).
Dia pun bertanya, apakah Agus Yudhoyono memang tak boleh menggunakan hak konstitusionalnya untuk jadi calon gubernur. Dia pun menyindir ada pihak yang rela melakukan segala cara demi memenangkan calon tertentu di Pilgub DKI 2017.
"Saya bertanya, apakah memang tidak boleh Agus Yudhoyono menggunakan hak konstitusionalnya untuk ikut dalam Pilkada DKI? Apakah memang seseorang harus dimenangkan dengan segala cara, mutlak dan harga mati, sehingga saingan kuatnya harus dihancurkan dengan cara-cara yang tidak ksatria, tidak demokratis?" kata SBY.
Baca juga:
SBY tantang Polri buka lagi terang benderang kasus Antasari Azhar
Dipolisikan SBY, Antasari Azar bilang 'Saya kan mantan napi'
SBY resmi polisikan Antasari Azhar ke Bareskrim Polri
Pasek: Anas Urbaningrum dan Antasari korban kriminalisasi SBY
Dituding Antasari terbelit kasus IT KPU, ini komentar Ibas
Istana bantah tudingan SBY soal motif politik grasi Antasari Azhar
Blak-blakan kasusnya, Antasari ungkap peran Hatta & Sudi Silalahi