LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

SBSI: Jangan jadikan buruh alat politik untuk mendompleng suara

SBSI minta parpol tak jadikan buruh alat politik untuk mendompleng suara. Menurut Koordinator SBSI Baiq Ani, organisasi buruh dibuat untuk memperjuangkan hak pekerja, bukan untuk kepentingan politik semata.

2017-05-01 00:01:00
Hari Buruh Nasional
Advertisement

Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) meminta kepada politisi dan partai politik untuk tidak menjadikan Hari Buruh, yang diperingati setiap 1 Mei, sebagai komoditi politik. Terlebih, mereka mengingatkan untuk tidak memanfaatkan buruh sebagai alat politik jelang Pemilu, Pilkada atau Pilpres.

"Jangan jadikan buruh sebagai percaturan politik terutama menjelang pemilu, pilkada, atau pemilihan presiden," kata Koordinator SBSI Baiq Ani di Gedung Joang 45, Jakarta, Minggu (30/4).

Selain itu, SBSI pun meminta pihak-pihak tertentu tidak menjadikan buruh sebagai corong partai politik. Dalam hal ini, meminta organisasi buruh mendeklarasikan dukungan terhadap salah satu calon partai politik hanya untuk mendongkrak suara.

Advertisement

Terakhir, mereka juga meminta semua organisasi buruh sama-sama berusaha keras memperjuangkan hak-hak setiap buruh yang belum terakomodir oleh pemerintah. Tak hanya di dalam negeri, organisasi buruh pun diminta berjuang untuk nasib para buruh yang berada di luar negeri.

"Adanya organisasi buruh adalah untuk memperjuangkan nasib buruh supaya bisa lebih baik dan buruh sejahtera, namun sampai ini belum terakomodir oleh pemerintah. Bahkan, suara buruh menjadi rebutan partai politik di luar negeri terutama TKW dan TKI yang bekerja di salah satu negara," ujar dia.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto yang hadir dalam acara itu pun menyarankan agar buruh ikut berkecimpung dalam dunia politik. Hal itu, dilakukan agar organisasi buruh tidak dijadikan komoditi oleh partai politik.

Advertisement

"Saya menyarankan kalau memang rekan-rekan tidak mau menjadi komoditi parpol, silahkan berinteraksi masuk dan bergabung di parpol. Sehingga rekan buruh bisa memperjuangkan nasibnya dari dalam. Kalau tidak ya tidak akan bisa," pungkas Setyo.

Baca juga:
Bukan lagi demo, ini 4 aksi unik buruh peringati May Day
Jika buruh sweeping & blokir jalan, polisi langsung tindak tegas
6 Tuntutan buruh di May Day,salah satunya soal program magang Jokowi

(mdk/che)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.