Satu tahun bekerja, BPIP pernah temui konglomerat ajak bantu rakyat miskin
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Said Aqil Siradj mengaku, selama satu tahun bekerja, lembaganya sudah melakukan banyak hal. Salah satunya menemui para konglomerat senior untuk mengajak mereka terlibat dalam membangun masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan.
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Said Aqil Siradj mengaku, selama satu tahun bekerja, lembaganya sudah melakukan banyak hal. Salah satunya menemui para konglomerat senior untuk mengajak mereka terlibat dalam membangun masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan.
"Oh banyak sekali (kinerja BPIP), BPIP pernah bertemu dengan konglomerat, ada Aguan, (Bos) Sinarmas, Tommy Winata, (mengajak mereka) bagaimana membangun masyarakat di bawah kemiskinan," ungkap Said, di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (8/6).
Selain itu, terkait kinerja BPIP lainnya, Said juga menceritakan kerap memberikan ceramah di perguruan tinggi negeri dengan menghadapi karakter mahasiswa yang beranekaragam.
"Memberi ceramah di IPB, dengan bermacam-macam mahasiswa di sana, ada yang keras ada yang lainnya," ujarnya.
Karena itu dia mengatakan, meskipun merasa rugi, kaget dan menyayangkan pengunduran dari Ketua BPIP Yudi Latif yang dikenalnya sebagai pribadi cerdas, aktif, tulus dan ikhlas, BPIP harus tetap berjalan.
"Ya harus lanjut. Harus jalan terus," pungkasnya.
Reporter: Yunizafira Putri
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Yudi Latif mundur dari BPIP, Said Aqil kecewa dan kaget
Yudi Latif mundur, Fadli Zon minta BPIP dievaluasi
Moeldoko kaget Yudi Latif mundur dari Kepala BPIP
Yudi Latif mundur, Wakil ketua DPR pertanyakan internal BPIP
Usai kabar pengunduran diri, Yudi Latif bertolak ke Sukabumi sejak subuh
Try Sutrisno ingatkan kampus agar tak disusupi radikalisme dan terorisme