LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Satu pemeras wanita ditangkap warga

Saat beraksi para pelaku mengaku sebagai polisi. Mereka memeras korban dengan menuduh memiliki narkoba.

2012-07-02 14:51:47
Perampokan
Advertisement

Satu dari komplotan perampok berhasil ditangkap warga setelah sebelumnya sempat dihajar massa. Seorang korban Astrid (25) sempat berteriak saat disandera perampok di Motel By Pass Inn Pulo Mas.

"Pas sudah sampai di ATM, duit mau ditarik, mereka berteriak, dan teriakan didengar warga, kemudian satu ditangkap dan selebihnya kabur," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dian Pery kepada merdeka.com, Senin (2/7).  

Peristiwa ini dialami Irman Febrianto (25) (sebelumnya ditulis wanita) dan Astrid (25) pada Minggu (1/7) dinihari. Ketika sedang melintas di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, mobil Honda Jazz B 8094 JC yang dikendarai keduanya dihentikan pelaku.

Kemudian kedua korban dipaksa turun dari mobil, lalu dimasukkan ke dalam mobil pelaku. Pelaku yang diperkirakan berjumlah sekitar 10 orang memborgol korban dan dituduh membawa narkoba. Namun korban membantah.

Mendengar pengakuan korban, pelaku yang mengaku-ngaku sebagai polisi menutup mata korban dengan lakban. Kemudian korban dibawa berkeliling hingga akhirnya dibawa ke Motel By Pass Inn Pulo Mas di Jalan Jenderal Ahmad Yani.

Pelaku sempat meminta uang tebusan sebesar Rp 30 juta kepada keluarga korban. Belum juga sempat dikirimi, para pelaku mengambil uang melalui ATM korban sebesar Rp 1 juta.

Kejadian serupa juga dialami oleh WN Korea Lim Heon Ok (45). Sepulang dari diskotek Stadium, mobil yang dikendarai Lim dan teman wanitanya dicegat oleh pelaku yang berjumlah 9 orang di Jalan Epicentrum Utama Raya, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Sabtu (30/6).

Para pelaku turun dan memaksa Lim dan teman wanitanya masuk ke dalam mobilnya. Selama perjalanan Lim diinterogasi dengan kondisi tangan diborgol dan dipaksa mengaku sebagai pengedar narkoba.

Lim kemudian dibawa berputar-putar dan dipaksa menyerahkan uang dengan cara mentransfer, serta menyerahkan iPhone dan handphone. Pelaku yang mengaku sebagai polisi menggasak uang Rp 16 juta.(mdk/lau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.