Satu keluarga yang tewas dalam mobil adalah penjual batu akik
Korban yang diketahui bernama Buyung (49) Risti (45) dan Chandra (10) berasal dari Bengkulu.
Satu keluarga ditemukan tewas di dalam mobil Daihatsu Grand Max bernomor polisi, BD 1821 AH warna hitam, Jalan Bekasi Barat, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (17/4). Korban diduga tewas karena keracunan obat nyamuk kertas yang dibakar di dalam mobil.
Edi (45) salah satu saksi mata yang juga mengenal korban mengatakan, mereka merupakan penjual batu akik yang sengaja tidur di dalam mobil. Keluarga tersebut bahkan baru dua bulan di Jakarta.
"Kesehariannya itu mereka memang satu keluarga biasa tidur di dalam mobil. Dan mereka baru dua bulan di Jakarta dagang batu akik," kata Edi, di lokasi kejadian, Jumat (17/4).
Edi melanjutkan, korban yang diketahui bernama Buyung (49) Risti (45) dan Chandra (10) adalah warga Desa Suka Makmur, Kecamatan Putri Hijau, Bengkulu. Selama di Jakarta mereka tidak memiliki tempat tinggal yang tetap.
"Mereka ini tetangga saya, satu kampung di Desa Suka Makmur, Kecamatan Putri Hijau, Bengkulu. Di Jakarta gak punya rumah. Tidurnya yah di mobil aja tiap hari," paparnya.
Sebelumnya diberitakan, tiga orang ditemukan tewas di dalam mobil Daihatsu Grandmax BD 1821 AH yang terparkir di Jalan Bekasi Barat, Rawa Bening, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (17/4). Korban yang diketahui bernama Buyung (49) Risti (45) dan Chandra (10) diketahui merupakan satu keluarga.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Jatinegara, Komisaris polisi Darsil mengatakan, diduga satu keluarga yang tewas ini akibat keracunan obat nyamuk. Pasalnya di dalam mobil ditemukan sisa bakaran obat nyamuk yang terbuat dari kertas di salah satu kaki korban.
"Di dalam mobil kami menemukan bekas obat nyamuk bakar. Dugaan sementara, para korban tewas keracunan karena kaca mobil tertutup," kata Dasril, di lokasi kejadian, Jumat (17/4).
Baca juga:
Keracunan, 100 peserta pendidikan Guru di UNJ dilarikan ke RS
Makan rawon di hajatan sunatan, puluhan warga Malang keracunan
Tenggak racun saat ritual, dukun dan pasutri di Pati tewas
13 Pelajar dan guru keracunan, polisi periksa penjual kue tart
Tiga pelajar MAN X Surabaya keracunan kue dilarikan ke UGD