Satu keluarga tertabrak kereta di perlintasan kereta tanpa palang pintu
korban terseret kereta api sekitar enam meter dan terpental setelah tertabrak kereta. Sang suami tewas di tempat dengan kondisi mengenaskan. Sedangkan istri dan dua orang anak mengalami luka berat.
Satu keluarga yang tengah menaiki sepeda motor tertabrak kereta api di perlintasan kereta tanpa palang pintu di perlintasan kereta api di kampung Sukajaya, Kecamatan Kasemen. Tepatnya di kawasan Banten Lama, Rabu (18/4).
Saksi mata bernama Jaka menceritakan, peristiwa itu bermula saat Nahadi (40) bersama istrinya yakni Neng (35) dan dua orang anaknya mengendarai motor Honda jenis Vario dengan nomor polisi A 3373 HN melewati perlintasan api tanpa palang pintu dan tanpa penjaga.
"Palang pintu ini enggak ada orang, pas korban lewat kereta api lewat langsung tersambar bagian depan motornya," kata Jaka ditemui di lokasi.
Menurut Jaka, korban terseret kereta api sekitar enam meter dan terpental setelah tertabrak kereta.
"Korban satu keluarga, suami istri sama dua orang anaknya," ungkapnya.
Jaka yang melihat peristiwa tersebut langsung membantu korban. Sang suami tewas di tempat dengan kondisi mengenaskan.
"Yang bawa motornya meninggal, lukanya di kepala dan mata sudah parah, kalau yang dibonceng sama dua orang anak mengalami luka berat," tegasnya.
Korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat, Sementara itu kondisi motor yang dikendarai korban mengalami rusak parah.
Baca juga:
Terseret KA 300 meter, dua pengendara mobil meninggal di tempat
Pengendara March tewas usai menabrak 2 kendaraan di Kebayoran Baru
11 Korban luka akibat kecelakaan beruntun tiga bus di Ngawi
Tiga bus dan satu minibus terlibat tabrakan beruntun di Ngawi
Polisi masih dalami kecepatan mobil model Tiara saat tabrak ojek online