LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Satgas Teliti Sampel Varian Coivd-19 di Kudus dan Bangkalan

Menurut Wiku lonjakan kasus di Kudus merupakan dampak dari kegiatan wisata religi ziarah dan tradisi kupatan masyarakat setempat tujuh hari usai Lebaran. Sementara di Bangkalan, kata Wiku, diakibatkan penularan klaster keluarga karena mudik Lebaran.

2021-06-10 07:53:40
Corona di Indonesia
Advertisement

Pemerintah sedang mendalami potensi kemunculan varian baru SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 di Kabupaten Kudus (Jawa Tengah), dan Bangkalan (Jawa Timur), yang mengalami lonjakan kasus usai pergerakan masyarakat selama libur Lebaran 2021.

"Terkait perkembangan varian pada daerah yang mengalami lonjakan, sampel dari daerah tersebut sudah diambil dan masih diteliti," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito di Jakarta, Kamis (10/6).

Menurutnya, simpulan sebab akibat varian Covid-19 terhadap peningkatan laju penularan kasus di dua daerah tersebut masih membutuhkan studi lebih mendalam. Ia menambahkan Kudus dan Bangkalan merupakan daerah yang sedang mengalami lonjakan kasus Covid-19 usai libur Lebaran.

Advertisement

Menurut Wiku lonjakan kasus di Kudus merupakan dampak dari kegiatan wisata religi ziarah dan tradisi kupatan masyarakat setempat tujuh hari usai Lebaran. Sementara di Bangkalan, kata Wiku, diakibatkan penularan klaster keluarga karena mudik Lebaran.

Untuk mengantisipasi hal ini, jajaran pemerintah pusat telah melakukan tindakan cepat dengan melakukan koordinasi dan bantuan.

"Bantuan tersebut diberikan untuk mempermudah daerah mengendalikan kasus yang sedang tinggi. Seperti mengkonversi tempat tidur untuk pelayanan kesehatan, maupun intensifikasi pelaksanaan pengetatan kembali protokol kesehatan," jelasnya seperti dilansir dari Antara.

Advertisement

Dalam mencapai kekebalan komunitas, kata dia,, pada daerah-daerah yang mengalami lonjakan kasus, sejauh ini cakupan vaksinasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur berada di kisaran 19 persen dan terus ditingkatkan cakupannya.

"Namun secara nasional cakupan vaksinasi tenaga kesehatan sudah mencapai 94,97 persen. Perlu diingat, bahwa jika sudah divaksinasi secara penuh, protokol kesehatan harus dilaksanakan secara penuh," tutup Wiku.

Baca juga:
4 Keluarga di Karawang Terpapar Covid-19 Usai Berwisata ke Luar Daerah
Bantuan Covid-19 Senilai Rp938 Juta Disalurkan Lewat ACT ke Jabar
Rektor Unair Sebut Covid-19 Varian Inggris pada Pasien Bangkalan Sampel Lama
ITD Unair Sebut Temuan Varian Baru Covid-19 Bukan Lonjakan Kasus Bangkalan
Di Balik Ngototnya AS Selidiki Kemungkinan Asal Usul Virus Corona dari Lab Wuhan
Pencari Suaka Positif Covid-19 di Bintan Bertambah Jadi 85 Orang

(mdk/fik)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.