LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Satgas Minta Kampus Siapkan Ruang Isolasi buat Mahasiswa Reaktif Covid-19 usai Demo

Selain itu, Wiku mengatakan demonstrasi tidak akan kehilangan esensi dengan menaati protokol kesehatan.

2020-10-13 17:29:35
UU Cipta Kerja
Advertisement

Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof drh Wiku Bakti Bawono Adisasmito meminta pihak universitas atau kampus menyiapkan tempat untuk mengisolasi mahasiswa yang reaktif usai ikut demo. Tak hanya itu, pihak kampus juga diminta turut mengidentifikasi dan melakukan tes Covid-19 terhadap mahasiswanya.

Untuk diketahui, gelombang aksi unjuk rasa terjadi seantero negeri menolak pengesahan UU Cipta Kerja.

"Sediakan juga isolasi bagi mahasiswa yang terindikasi reaktif atau positif," katanya dalam konferensi pers secara virtual di Jakarta, Selasa (13/10) seperti dilansir Antara.

Advertisement

Selain itu, Wiku mengatakan demonstrasi tidak akan kehilangan esensi dengan menaati protokol kesehatan.

"Bagi masyarakat yang memilih untuk berdemonstrasi, ingat demonstrasi tidak akan kehilangan esensinya jika tetap berlaku damai dan patuh pada protokol kesehatan selama acara berlangsung," sambungnya.

Pernyataan Wiku terkait adanya sejumlah demonstran penolak UU Cipta Kerja beberapa waktu lalu, yang diamankan pihak kepolisian, yang reaktif terhadap Covid-19 berdasarkan hasil tes yang dilakukan.

Advertisement

Wiku mengatakan menjaga jarak antara demonstran, memakai masker, mencuci tangan dengan "hand sanitizer" adalah salah satu andil dalam memerdekakan bangsa dari pandemi Covid-19.

Dia menekankan bahwa pandemi mengharuskan setiap orang berpikir kritis atas setiap apa yang dilakukannya, di mana segalanya harus benar-benar dipikirkan manfaat dan mudharatnya termasuk dalam hal bergabung dalam kerumunan massa besar.

"Jangan sampai karena berkerumun kita membawa penyakit dan ancaman kematian pada kerabat dan keluarga," katanya.

Sementara untuk buruh yang ikut aksi itu, satgas meminta perusahaan buruh agar segera membentuk satgas Covid-19 di tingkat perusahaan yang berkoordinasi dengan pemda setempat untuk melakukan skrining, demikian Wiku Bakti Bawono Adisasmito.

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.