Satgas Lockdown 8 Wilayah di Kabupaten Bekasi Karena Kasus Covid-19 Tinggi
"Satu titik ada belasan sampai 30-an kasus," kata Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah
Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mencatat ada delapan wilayah dilakukan lockdown lokal karena ditemukan kasus cukup tinggi.
"Satu titik ada belasan sampai 30-an kasus," kata Jubir Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah ketika dihubungi, Jumat (11/6).
Wilayah yang dilakukan mikro lockdown itu antara lain di Kecamatan Tarumajaya, Tambun Utara ada dua titik, Serangbaru ada dua titik, Cikarang Selatan, Cikarang Timur dan Cikarang Pusat.
"Lingkungan perkampungan dan perumahan," kata Alamsyah.
Ia mengatakan, wilayah yang dikunci skala kecil mendapatkan pengawasan ketat. Petugas kesehatan secara berkala melakukan pengecekan terhadap warga di sana.
Salah satu wilayah yang dilockdown adalah Perumahan Villa Mutiara Gading 1, RW 18 Desa Setia Asih, Kecamatan Tarumajaya. Jumlah kasus yang semula ada 24, sekarang bertambah menjadi 33.
Kasus ditemukan banyak setelah ada yang menggelar hajatan. Kasus aktif kini diisolasi di sebuah hotel di Cikarang.
Sementara itu, melansir situs pikokabsi.bekasikab.go.id, jumlah kasus secara kumulatif di Kabupaten Bekasi per Kamis pukul 11.00 WIB telah mencapai 27.297.
Pada hari itu ada penambahan kasus sebanyak 114. Adapun kasus aktif 645. Sementara pasien sembuh 26.362 dan pasien meninggal dunia ada 290.
Baca juga:
BPOM Uji Klinik Khasiat Ivermectin untuk Pengobatan Pasien Covid-19
Wagub soal Kasus Covid-19 DKI Capai 2.096 Pasien per 10 Juni: Tes PCR Sangat Tinggi
Update Jumlah WNA di Indonesia Positif Covid-19 Per 11 Juni 2021
Pegawai Terpapar Covid-19, Kejari Jakarta Pusat Tutup Sementara
Kemenkes Gerak Cepat Merespons Lonjakan Kasus Covid-19 di Daerah
Bertambah 224, Kasus Covid-19 di Kudus Tembus 10.063