Satgas Agendakan Awal Tahun 2021 Bibit Vaksin Merah Putih Diserahkan ke PT Bio Farma
Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro memastikan mempercepat uji klinis Vaksin Merah Putih agar akhir 2021 bisa mulai diproduksi secara massal untuk masyarakat.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menuturkan terkait perkembangan vaksin Merah Putih. Ditargetkan vaksin yang sedang dikembangkan Lembaga Biologi dan Molekuler Eijkman setelah lulus uji klinis dan praklinis, diharapkan izin edar dapat dikeluarkan tahun 2021
"Bibit vaksin Merah Putih berpotensi akan diserahkan oleh Lembaga Biologi dan Molekuler Eijkman kepada PT Bio Farma pada triwulan pertama tahun 2021," katanya dalam keterangan pers, Jumat (25/12).
Sebelumnya diketahui, Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang PS Brodjonegoro memastikan mempercepat uji klinis Vaksin Merah Putih agar akhir 2021 bisa mulai diproduksi secara massal untuk masyarakat.
"Kami sudah komunikasi dengan Bio Farma sudah komunikasi dengan BPOM kita akan melakukan upaya percepatan untuk uji klinis, tetap dengan memperhatikan semua protokol yang dibutuhkan," kata Bambang PS Brodjonegoro dalam acara roadshow laboratorium mobile BSL-2 varian bus di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Jumat (18/12).
Menurut Bambang, pihaknya telah mengeluarkan surat keputusan menteri untuk melibatkan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai salah satu institusi yang mengembangkan vaksin merah putih dengan menggunakan platform protein rekombinan.
"Kebetulan UGM menggunakan protein rekombinan," kata dia.
Dia mengatakan ada tiga pengembangan bibit vaksin yang progresnya paling cepat yakni yang masing-masing dikembangkan oleh Universitas Airlangga, Universitas Indonesia, serta Lembaga Eijkman.
"Nah perkiraannya ketiganya punya potensi menyerahkan bibit vaksin kepada Bio Farma di triwulan satu tahun depan," kata dia.
Baca juga:
Satgas Agendakan Awal Tahun 2021 Bibit Vaksin Merah Putih Diserahkan ke PT Bio Farma
Pemerintah Pastikan Kesiapan Logistik Vaksin Covid-19
Pemerintah Bakal Siapkan Anggaran Vaksinasi di 2021 Rp73 Triliun
CEK FAKTA: Hoaks Alat Tes Covid-19 Berubah Positif Setelah Dimasukkan ke Minuman Soda
Turki Sebut Hasil Uji Coba Vaksin Sinovac China 91,25 Persen Efektif