LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Santri korban tenggelam di Bengawan Solo diterbangkan ke Deliserdang

Santri korban tenggelam di Bengawan Solo diterbangkan ke Deliserdang. Rizki merupakan satu dari 25 korban tenggelam di Bengawan Solo pada Jumat lalu. Dari 25 santri Langitan itu, Rizki termasuk satu dari tujuh santri yang telah ditemukan dalam kondisi tewas.

2016-10-09 17:06:00
Sungai Bengawan Solo
Advertisement

Setelah terkendala administrasi, akhirnya Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melepas jenazah santri Ponpes Langitan, Tuban, Rizki Nur Habib (15), asal Deliserdang, Sumatera Utara, Minggu (9/10).

Rizki merupakan satu dari 25 korban tenggelam di Bengawan Solo pada Jumat lalu. Dari 25 santri Langitan itu, Rizki termasuk satu dari tujuh santri yang telah ditemukan dalam kondisi tewas.

Enam korban yang ditemukan pada Sabtu malam dan Minggu dini hari tadi, masing-masing sudah diberangkatkan ke rumah duka, kecuali Rizki. Ini karena pemulangan santri 15 tahun ini terkendala administrasi. Baru pagi tadi prosesnya selesai dan almarhum bisa dipulangkan ke Deliserdang.

Pemulangan jenazah Rizki, dilepas Gus Ipul di Ruang Jenazah RSUD dr Soetomo, Surabaya. Almarhum dijemput oleh kedua pamannya, Rizwan dan Nurwanto. Untuk kemudian diterbangkan menggunakan pesawat Lion Air dari Bandara International Surabaya di Sidoarjo menuju Deliserdang.

"Ini satu-satunya jenazah yang belum sampai di rumah duka. Enam jenazah yang lain sudah sampai ke rumah duka dan sebagian besar telah dimakamkan," kata Gus Ipul usai mendoakan almarhum Rizki.

Menurut Gus Ipul, pemberangkatan jenazah Rizki ke rumah duka memang lambat. Ini karena ada proses administrasi yang harus dilalui agar bisa diterbangkan dengan pesawat. "Proses ini mulai jam 1 pagi (01.00 WIB). Semua biaya ditanggung Pemprov Jatim atas perintah Pak Gubernur (Soekarwo)," ucap Gus Ipul.

Salah satu Ketua PBNU ini juga mengatakan, peristiwa ini menjadi bahan evaluasi bagi semua pihak agar tidak sampai terulang lagi. "Polisi bisa meminta keterangan nahkodanya. Kapal (perahu) tidak bisa dinaiki lebih dari kapasitas dan butuh alat keselamatan di perahu meskipun pelayaran tradisional," pungkasnya.

Di tempat sama, paman korban mengungkapkan, Rizki baru tiga bulan mondok di Langitan untuk belajar ilmu agama. "Kami tidak menyangka keponakan saya pulang begitu cepat. Baru tiga bulan dia mondok. Kami dan keluarga juga tidak merasakan firasat apapun sebelum kejadian," ungkap Rizwan, paman korban.

Saat mendengar kabar Rizki menjadi salah satu korban tenggelam di Bengawan Solo, lanjut Rizwan, keluarganya berharap bisa ditemukan dengan selamat. "Dan kami sudah pasrah waktu itu," katanya.

Sebelum kejadian, ungkap paman korban lagi, Rizki sempat meminta kiriman uang untuk membeli buku. "Dia minta uang untuk beli buku, katanya mau ke Pasar Babat beli buku," kenangnya sedih.

Seperti diketahui, Jumat pagi lalu, perahu yang ditumpangi 25 santri Ponpes Langitan dikabarkan tenggelam di Bengawan Solo. Diduga, perahu yang mereka tumpangi kelebihan beban. 18 Santri berhasil ditemukan selamat, sementara tujuh lainnya ditemukan tak bernyawa, salah satunya Rizki.(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.