Sangkal Chatib Basri, Misbakhun dukung pemerintah berikan insentif
Pemerintah saat ini tengah menghadapi situasi mendesak yang membutuhkan terobosan dan keberanian untuk menarik investasi
Anggota Komisi XI DPR M Misbakhun menilai pernyataan mantan Menteri Keuangan (Menkeu), Chatib Basri yang menyebut pemerintah tidak perlu mengumbar fasilitas insentif untuk meningkatkan daya tarik investasi merupakan langkah mundur.
Menurut dia, situasi global dan persoalan yang dihadapi Kementerian Keuangan kali ini berbeda dengan masa kepemimpinan Chatib Basri saat itu.
"Pemerintah saat ini tengah menghadapi situasi mendesak yang membutuhkan terobosan dan keberanian untuk menarik investasi masuk ke Indonesia," kata Misbakhun di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/6).
Misbakhun menilai langkah Menkeu Bambang Brodjonegoro yang menerapkan tax allowance dan tax holiday patut diacungi jempol. Pasalnya, dua hal itu merupakan komitmen pemerintah untuk mencapai pertumbuhan yang berkualitas.
"Yakni pertumbuhan ekonomi yang secara signifikan memperbesar ketersediaan lapangan pekerjaan dan menurunkan angka kemiskinan," ujarnya.
Misbakhun justru mengkritik masa kepemimpinan Chatib Basri. Dia menilai saat masih menjabat sebagai Menkeu, Chatib Basri tidak berani mengambil terobosan dan keputusan penting yang berkaitan dengan investasi. "Segala persoalan menjadi serba stagnan," cetusnya.
Politikus Golkar ini mengatakan anggapan tidak terpenuhinya target penerimaan pajak karena fasilitas pajak yang diberikan pemerintah bukanlah persoalan yang harus dibesar-besarkan. Menurutnya, tax allowance dalam jangka pendek memang berdampak pada berkurangnya penerimaan pajak. Sebaliknya dalam jangka panjang, penerimaan pajak akan meningkat seiring berubahnya iklim investasi yang lebih bergairah sehingga mendorong pertumbuhan industri nasional.
"Bila ini tercapai, tentu target pertumbuhan ekonomi yang berkualitas bukan lagi sekadar cita-cita," tandasnya.
Oleh karenanya, Sekretaris Panja Penerimaan Negara ini berharap semua pihak seharusnya mampu mendukung sikap optimis Pemerintah Jokowi-JK yang saat ini tengah melakukan berbagai terobosan untuk mendukung terealisasinya investasi di Indonesia.