LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sang Pendiri Wafat, Bagaimana Kelanjutan Nasib Jember Fashion Carnaval?

Nuansa berbeda terasa dalam pembukaan Jember Fashion Carnaval (JFC) tahun ini. Hal ini karena sang pendiri, Dynand Fariz telah meninggal dunia pada 17 April 2019 lalu, karena sakit.

2019-07-31 22:24:00
Jember Fashion Carnaval
Advertisement

Nuansa berbeda terasa dalam pembukaan Jember Fashion Carnaval (JFC) tahun ini. Hal ini karena sang pendiri, Dynand Fariz telah meninggal dunia pada 17 April 2019 lalu, karena sakit.

Selama 18 tahun penyelenggaraan JFC, sosok Dynand menjadi fokus utama dalam setiap penyelenggaraan ajang fashion terbesar se dunia yang digelar di Jember, Jawa Timur ini. Lantas muncul pertanyaan, bagaimana kelanjutan acara yang dibesut oleh Dynand tersebut?

Dalam sambutan pada pembukaan JFC yang digelar pada Rabu (31/7/2019), Ketua Yayasan JFC, Budi Setiawan tidak menyebut secara khusus perihal kelanjutan JFC pada tahun depan. Budi lebih mengenang dedikasi Dynand untuk membesarkan Jember melalui dunia Fashion yang ia tekuni sejak remaja.

Advertisement

"Di bawah kepemimpinan bapak Dynand, JFC mendapat kepercayaan dan apresiasi dari masyarakat dan pemerintah, mulai dari daerah hingga nasional," tutur Budi.

Sementara itu, Bupati Jember dr Faida dalam sambutannya memuji JFC sebagai even wisata yang konsisten berkarya dengan kualitas tak diragukan lagi.

Advertisement

©2019 Merdeka.com/Muhammad Permana

"JFC telah menjadi even dunia yang tidak diragukan lagi. Tidak banyak yang mampu konsisten selama 18 tahun," tutur Faida. Selain itu, Faida juga mengajak masyarakat untuk mendoakan Dynand karena telah berkontribusi besar membawa nama Jember mendunia.

Pada pembukaan JFC kali ini, turut hadir desainer nasional, Anne Avantie. JFC 2019 kali ini mengusung tema Tribal Grandeur yang bermakna keagungan Suku-Suku Bangsa menjadi tema utama. JFC akan berlangsung hingga hari Minggu 4 Agustus 2019 sebagai acara puncak sekaligus penutupan.

Dari tema tersebut, akan ada delapan tema rancangan yang berasal dari berbagai suku di dunia. Yakni suku Aztec (Meksiko), Mongol (Mongolia), Zulu (Afrika Selatan), Viking (Norwegia), Karen (Thailand),dan Polynesia. Sedangkan budaya Indonesia akan diwakili oleh suku Minahasa (Sulawesi Utara) dan Hudoq (Kalimantan Timur).

Reporter: Muhammad Permana

Baca juga:
Jember Fashion Carnaval semarakkan Asian Games 2018
Hadiri JFC 2015, bule ini komplain tak dapat es krim gratis
Diklaim lebih aman dan nyaman, JFC 2015 masih panen keluhan
'JFC 2015 lebih baik dari tahun sebelumnya'
Sisi lain di balik meriahnya Jember Fashion Carnaval 2015
Simak perjuangan dramatis Vitara Indra ikut JFC 2015

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.