Sandi harap rusuh di Mako Brimob tak surutkan minat investasi
Selain itu, ia juga menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya aparat pada kerusuhan di Mako Bromob.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno berharap peristiwa kerusuhan di rutan cabang Salemba yang berada di area Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, tak menyurutkan ganggu kegiatan ekonomi dan bisnis di Ibu Kota.
"Kami harapkan engga ganggu kegiatan berusaha dan berbisnis," kata Sandi di Balai Kota Jakarta, Jumat (11/5).
Selain itu, ia juga menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya aparat pada kerusuhan di Mako Bromob.
"Kita juga turut berduka cita kejadian di mako brimob itu," ucapnya.
Sandiaga berharap tragedi itu tidak mengganggu jalannya kegiatan ekonomi dan bisnis Indonesia terutama Jakarta. "Kami harapkan engga ganggu kegiatan berusaha dan berbisnis," ucapnya.
Ia tak ingin peristiwa tersebut menurunkan minat investasi. "Jangan sampai ini turunkan minta invetasi dan lapangan kerja, lapangan kerja tidak terbuka dan momentum pertumbuhan ekonomi menjadi stagnan kembali," imbuhnya.
Diketahui, Enam orang meninggal dunia pada kerusuhan itu a, lima polisi dan satu napi. Mereka adalah Bripda Wahyu Catur Pamungkas, Bripda Syukron Fadhli, Ipda Rospuji, Bripka Denny Setiadi, dan Briptu Fandi Setyo Nugroho. Mereka tewas diduga akibat luka yang dipicu senjata tajam dan senjata api.
Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber : Liputan6.com
Baca juga:
Usai tragedi berdarah, jalan depan Mako Brimob dibanjiri karangan bunga duka
Tusuk intel Brimob di Kelapa Dua, seorang mahasiswa ditembak mati polisi
Anggota Polri gugur di Mako Brimob, Polda Jatim kibarkan bendera setengah tiang
Ziarah Makam Sunan Gunung Jati, relawan Jokowi doakan korban rusuh Mako Brimob
PBNU: Islam didakwahkan dengan cara luhur dan mulia