Sampan Membawa 4 Warga Kapuas Kalteng Tenggelam, 2 Korban Tewas
Sampan atau perahu kecil yang membawa empat warga Handil Sei Rimbut, Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), tenggelam pada Senin (17/5) sekitar pukul 10.45 WIB. Dalam kejadian tersebut, dua penumpang suami istri bernama Saleh dan Ramlah ditemukan.
Sampan atau perahu kecil yang membawa empat warga Handil Sei Rimbut, Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng), tenggelam pada Senin (17/5) sekitar pukul 10.45 WIB. Dalam kejadian tersebut, dua penumpang suami istri bernama Saleh dan Ramlah ditemukan.
"Alhamdulillah pagi ini sekitar pukul 05.30 WIB, korban kedua yang tenggelam warga Sei Rimbut, bernama bapak Saleh sudah ditemukan di sekitar Sungai Ujung Murung, Kecamatan Selat, Kuala Kapuas," kata salah satu anggota relawan Tirta Borneo Kuala Kapuas Rahmat M Noor, Rabu (19/5). Dikutip dari Antara.
Jenazah korban sudah dievakuasi dari sungai menggunakan speed boat milik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) bersama Satuan Polisi Air (Satpolair) Polres Kapuas serta sejumlah relawan Kapuas ke Pelabuhan Danum Mare.
Jenazah dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans. Suasana duka menyelimuti saat pihak keluarga menerima penyerahan jenazah korban.
Korban yang sudah berusia lanjut tersebut, ditemukan tim gabungan penyelamat dalam kondisi mengapung dengan posisi terlungkup dan kondisi tubuh membengkak.
"Sedangkan untuk jenazah istrinya yaitu Ramlah sudah terlebih dahulu ditemukan tidak jauh dari tempat kejadian pada Selasa (18/5) kemarin pagi sekitar pukul 09.20 WIB," katanya.
Peristiwa kecelakaan air yakni terbaliknya sampan yang menimpa empat orang korban warga Handil Sei Rimbut RT 05 Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir terjadi pada Senin (17/5) sekitar pukul 10.45 WIB.
Kejadian berawal empat orang warga tersebut yakni Syarifudin, Rusli, Saleh, dan Ramlah menaiki sampan atau jukung berniat ingin pulang, setelah selesai rutinitas dari bertanam padi.
Saat di perjalanan pulang, tiba-tiba angin kencang dan gelombang air besar terjadi. Sampan yang ditumpangi empat orang korban tersebut tidak mampu menahan hantaman gelombang air, sehingga terbalik dan tenggelam.
Dalam kejadian tersebut, Syarifudin dan Rusli berhasil selamat, sedangkan korban pasangan suami istri yaitu Saleh dan Ramlah tenggelam di Sungai Kapuas Murung tersebut.
Baca juga:
Dua Korban Tenggelam di Pantai Selatan Ditemukan, Jenazahnya Sempat Tertukar
3 Warga Bandung Terseret Ombak Pantai Garut, Dua Selamat Satu Hilang
Polisi Periksa Saksi terkait Perahu Tenggelam di Waduk Kedung Ombo Boyolali
Tim SAR Temukan 6 Penumpang Perahu Tenggelam di Waduk Kedung Ombo
Basarnas Temukan Dua Pemudik yang Hanyut di Limapuluh Kota Sumbar
Hilang Saat Ngabuburit di Sungai Cimanuk, 1 Warga Garut Ditemukan Meninggal