LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Sambut lebaran, warga Lamongan banyak jual perhiasan emas

Para petani sedang musim tanam dan hasil melaut tidak terlalu banyak.

2015-07-16 15:02:00
Lebaran
Advertisement

Warga Lamongan, Jawa Timur banyak menjual perhiasan emasnya untuk kebutuhan menyambut Lebaran, Idul Fitri 1436 H. Penjual emas lebih banyak menerima warga yang menjual perhiasan, dibanding membeli emas untuk menyambut lebaran.

Rudy, pemilik toko emas Ikan Mas di Pasar Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan mengaku, merasakan sepinya Lebaran tahun ini. Omzet penjualan di tokonya mengalami penurunan dibandingkan Lebaran tahun lalu.

"Sekarang lebih banyak yang jual dibanding yang membeli. Kalau dipersentase 70 persen yang jual dan hanya 30 yang beli," kata Rudy di kiosnya, Kamis (16/7).

Rudy mengaku membeli emas muda seharga Rp 150 ribu dan untuk emas tua Rp 250 ribu. Khusus emas tua banyak diperoleh dari para pekerja dari Malaysia yang pulang kampung.

"Lebih ramai Lebaran tahun lalu, penurunannya lebih dari 50 persen," katanya.

Karimah (50) salah seorang pengunjung toko mas mengaku menjual emas simpanannya untuk menyambut lebaran. Gelangnya seberat 4 gram dijual dan mendapatkan uang sebesar Rp 2 Juta.

Lebaran tahun ini dirasakan sepi, karena hasil melaut tidak begitu membuahkan hasil. Para petani juga sedang musim tanam, tidak ada hasil penen untuk sambut lebaran.

"Beberapa hari kemarin angin besar tidak banyak ikan, sehingga simpanan satu-satunya dijual," katanya saat ditemui di Toko Emas Ikan Mas Pasar Blimbing.

Hal serupa juga disampaikan oleh Sholikin yang sehari-hari sebagai penggarap tambak. Tahun ini, dirinya mengaku kurang beruntung, karena ikan Kerapu di tambaknya banyak yang mati.

"Akibatnya harga jualnya sangat murah, karena kalau kerapu menjualnya harus hidup dibawa ke luar kota," kata warga Desa Cumpleng, Kecamatan Brondong.(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.