Salah satu penjual senpi ke Helmi berprofesi dokter
Salah satu penjual senpi ke Helmi berprofesi dokter. Dua pelaku penjual senpi tersebut bernama Robby alias R dan Sonny alias S. Helmi memperoleh senpi itu dari Robby alias R.
Dua pelaku penjual senjata api (senpi) kepada dokter Ryan Helmi hingga kini masih menjalani pemeriksaan di kepolisian daerah Jawa Timur. Senjata ini digunakan Helmi untuk membunuh istrinya dokter Letty di Klinik Azzahra Medical Center, Jalan Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur.
Dua pelaku penjual senpi tersebut bernama Robby alias R dan Sonny alias S. Helmi memperoleh senpi itu dari Robby alias R.
"Berdasarkan keterangan R, bahwa memperoleh senpi itu sebesar Rp 10 juta dari Sonny," ujar Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan saat dikonfirmasi, Rabu (29/11).
"Sonny berprofesi sebagai dokter," imbuhnya.
Hendy mengatakan, senpi itu dijual kembali oleh Robby melalui media sosial, Facebook. Yang mana, Robby dan Helmi masuk dalam group Facebook itu.
"Cara penjualan yaitu menawarkan di grup jual beli senjata api di Facebook. Di mana Robby dan Helmi merupakan anggota grup tersebut. Selanjutnya ada komunikasi pribadi antara keduanya," ujarnya.
Setelah melakukan komunikasi, Helmi akhirnya mentransfer sejumlah uang yang telah disepakati untuk beli senpi itu.
"Cara pembayaran Helmi transfer ke rekening BCA milik Robby. Transaksi dilakukan di Klinik Medica Center Cawang atau tempat Helmi bekerja," pungkasnya.
Baca juga:
Polisi ringkus dua penjual senpi rakitan kepada dokter Helmi
Polisi bekuk perantara saat dokter Helmi beli senjata api
Kuasa hukum sebut dokter Helmi penembak istri alami gangguan jiwa sejak 1999
Rekonstruksi pembunuhan dr Letty, Helmi bawa pistol dan peluru dalam kresek
Polisi buru penjual senjata rakitan kepada Helmi
Polisi tes kejiwaan suami dr Letty di RS Kramat Jati
Pemeriksaan kejiwaan doktor Helmi batal dilakukan, ini sebabnya