Sakit Hati, Karyawan Minimarket di Makassar Curi Uang dan Bakar Tempat Kerjanya
Kepolisian mengungkapkan, SPF melakukan pembakaran dan pencurian karena sakit hati terhadap suprvisornya karena disuruh mengganti uang hasil penjualan pada Mei 2021 yang minus sebesar Rp6 juta.
Kebakaran gerai minimarket di komplek Perumahan Bumi Permata Sudiang (BPS), Kecamatan Biringkanaya, Makassar pada Kamis (10/6) lalu ternyata kasus pencurian. Awalnya, polisi mengira kebakaran tersebut akibat korsleting listrik.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Komisaris Besar E Zulpan, membenarkan kebakaran minimarket di Komplek BPS Makassar merupakan kasus pencurian. Hal tersebut terungkap setelah pemilik gerai juga melaporkan kehilangan uang disimpan brankas sebesar Rp58 juta.
"Satu orang pelaku ditangkap berinisial SFP (21). Pelaku diamankan Tim Resmob Polda Sulsel di sebuah wisma di Jalan Lanraki, Biringkanaya," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Rabu (16/6).
Zulpan mengungkapkan, SPF melakukan pembakaran dan pencurian karena sakit hati terhadap suprvisornya karena disuruh mengganti uang hasil penjualan pada Mei 2021 yang minus sebesar Rp6 juta.
"Pelaku mengaku uang hasil curian tersebut digunakan untuk berfoya-foya dan membeli handphone. Uang dicuri pelaku tersisa sekitar Rp36 juta dan telah kami sita," kata dia.
Kronologi Kejadian
Zulpan menambahkan, pelaku sudah merencanakan aksinya untuk melakukan pencurian dan berakhir dengan pembakaran tempatnya bekerja. Zulpan menjelaskan pada tanggal 9 Juni pukul 21.30 Wita, pelaku membeli bahan bakar minyak (BBM) eceran sebanyak satu botol.
"Bensin yang dibeli korban disimpan pelaku di sebuah botol minuman kemasan. Pada pukul 04.15 Wita, pelaku ke tempat kerjanya dan menyimpan motornya di belakang bangunan," paparnya.
Setelah itu, pelaku masuk ke tempat kerjanya dengan kunci yang dimilikinya. Setelah berhasil masuk, pelaku pergi ke ruangan yang ada brankas penyimpanan uang.
"Pelaku ini tahu kode brankas. Setelah brankas terbuka, pelaku langsung mengambil semua uang yang disimpan di situ," kata dia.
Usai menguras isi brankas, pelaku mengambil dan merusak receiver CCTV agar aksinya tidak diketahui. Receiver CCTV dibuang di dekat kos pelaku di Jalan Arung Sanrego, Makassar.
"Pelaku terlebih dahulu menyiramkan bensin dan membakarnya dengan korek yang ada di dekat meja kasir. Setelah itu, pelaku merusak receiver CCTV agar aksinya tidak diketahui," ucapnya.
Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Makassar, Hasanuddin mengatakan kebakaran terjadi di sebuah gerai Indomaret di komplek Bumi Permata Sudiang, Makassar, Kamis (10/5). Hasanuddin mengaku pihaknya mendapatkan laporan kebakaran pada pukul 05.23 Wita.
"Kami kerahkan tujuh armada Damkar untuk memadamkan," ujarnya.
Hasanuddin mengungkapkan pemilik minimarket yang terbakar tercatat atas nama Nurul. Hasanuddin mengaku penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.
Baca juga:
Terlilit Utang, Ibu Hamil di Sulsel Curi Perhiasan Tukang Pijat
Dua Kuli di Apartemen Setiabudi Kuras Harta Penghuni hingga Senilai Rp250 Juta
Polisi Tembak Kaki Buronan Perampok di Ogan Komering Ulu
Bajing Loncat Nekat Ambil Satu Peti Telur di Tengah Jalan, Alasannya Bikin Melongo
Tertangkap Basah Curi Kotak Amal, Perempuan Ini Malah Banjir Doa dari Warganet
Modus Jadi Pengemis, Maling Gasak Handphone di Dalam Mobil