LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Said Aqil: Separatisme musuh semuanya, termasuk NU

Ia menegaskan bahwa NU mengecam aksi aksi separatisme apapun alasannya. "Separatisme bukan hanya musuh pemerintah, tapi musuh semua komponen bangsa termasuk musuh NU, karena separatisme itu sudah pasti bertujuan memecah belah persatuan bangsa," jelasnya.

2016-09-23 18:09:00
Said Aqil Siradj
Advertisement

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj menegaskan bahwa separatisme adalah musuh bagi Nahdlatul Ulama dan seluruh komponen bangsa ini. Ia juga meminta pemerintah harus mensikapi dengan serius seruan separatisme.

"Seruan separatisme itu sangat berbahaya, tidak boleh didiamkan," kata Said, Jakarta, Jumat (23/9).

Apa yang disampaikan Said mengomentari maraknya seruan separatis di media sosial seperti yang terjadi di Bali yang mana seruan tersebut dikumandangkan seiring aksi penolakan reklamasi Teluk Benoa.

Ia menegaskan bahwa NU mengecam aksi aksi separatisme apapun alasannya.

"Separatisme bukan hanya musuh pemerintah, tapi musuh semua komponen bangsa termasuk musuh NU, karena separatisme itu sudah pasti bertujuan memecah belah persatuan bangsa," jelasnya.

Sebelumnya sejumlah akun facebook yang diketahui ramai memposting ujaran Bali Merdeka. Salah satunya diposting oleh seorang aktivis yang juga kerap memimpin demonstrasi yang dilakukan oleh aliran Syiah di Indonesia yakni Hadi Joban.

Dalam laman FB-nya Hadi Joban menulis "Lawan Dukung #Bali Bubarkan diri Dari #NKRI", selanjutnya Hadi Joban juga menyatakan dalam Facebooknya "Merdeka dari NKRI harga mati".

Hadi Joban adalah salah satu aktivis Syiah yang tergabung dalam Human Right Alliance (HRA) yang pada tanggal 8 Januari 2016 lalu memimpin Demostrasi di depan kedutaan Arab Saudi dan sebelum nya di tahun 2015 Hadi Joban juga melakukan Demonstrasi di KAA dengan tuntutan agar Arab Saudi bertanggung jawab pada penyerangan Yaman.

Menanggapi keterlibatan Hadi Joban, KH Said menegaskan bahwa separatisme harus dibasmi tanpa pandang bulu.

"Siapapun , apapun golongannya ketika separatis harus ditindak," pungkasnya.

Polisi hingga hari ini terus menelusuri keterkaitan antara Aksi Forbali dengan isu-isu sparatis yang dikampanyekan aktivis Forbali melalui sosial media. Keterkaitan itu bisa disusuri juga dari akun facebook gerakan Bali merdeka yang secara masif ikut mengkampanyekan aksi-aksi Forbali.

Sejauh mana ide-ide sparatis telah menyusup ke desa-desa adat juga menjadi perhatian. Hal itu dikarenakan adanya konfrensi Pasubayan desa Adat tanggal 15 Septenber 2016 lalu yang siap melakukan kulkul bulus atau alat komunikasi tradisional jika polisi menangkap pelaku penurunan bendera merah putih.

(mdk/sho)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.