Said Aqil sebut kelompok MCA mengkhianati bangsa
Said Aqil sebut kelompok MCA mengkhianati bangsa. Dia menjelaskan tindakan tersebut dilarang dalam agama. Dia pun berharap agar umat islam tetap bersatu walaupun adanya kabar tersebut. "Di agama juga dilarang. Yaah Jangan di gubris," ungkap Said.
Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj mengutuk keras terkait isu penganiayaan ulama oleh kelompok The Family Muslim Cyber Army (MCA). Dia juga meminta penegak hukum menindak tegas kelompok penyebar isu hoaks dan provokatif.
"Iya (segera serahkan ke polisi), Kan berarti mengkhianati bangsa ini, masa menjadi bangsa yang megunjing," kata Said Aqil sebelum mengisi acara Istigosah di Kantor DPP Golkar, Angrek Nelly, Jakarta Barat, Rabu (28/2).
Dia menjelaskan tindakan tersebut dilarang dalam agama. Dia pun berharap agar umat islam tetap bersatu walaupun adanya kabar tersebut. "Di agama juga dilarang. Yaah Jangan di gubris," ungkap Said.
Diberitakan sebelumnya, Polri telah mengamankan enam anggota Muslim Cyber Army. Enam orang itu ditangkap di lima kota yang berbeda yakni Jakarta, Pangkal Pinang, Bali, Sumedang, Palu, dan Yogyakarta pada Senin (26/2).
Enam orang tersangka tersebut yakni ML (40) ditangkap di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, RSD (35) ditangkap di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, RS ditangkap di Jimbaran, Bali, YUS ditangkap di Sumedang, Jawa Barat, RC di Palu. Dan satu lagi tersangka yang ditangkap di Yogyakarta yang sampai sekarang belum diungkap identitasnya.
Baca juga:
Dari Dosen hingga PNS tergabung dalam kelompok MCA
Penyesalan anggota MCA usai diciduk polisi karena tebar kebencian di medsos
Agar maksimal tebar ujaran kebencian, anggota grup MCA dapat pelatihan IT
Ini wajah anggota MCA yang sebarkan hoaks dan ujaran kebencian
Ini cara MCA sebarkan berita hoaks dan ujaran kebencian
Din Syamsuddin: Jangan cuek dan terkesan tak peduli dengan hoaks