Saat pimpinan KPK jadi \'model\' baju tahanan
Baju tahanan KPK ada dua model dengan empat warna berbeda. Di bagian pundak juga tertulis 'TAHANAN KPK'
Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendadak beralih profesi menjadi 'model'. Tapi mereka bukan model seperti pada umumnya, yang mempromosikan baju rancangan desainer ternama, melainkan baju tahanan KPK.
Mereka yang didaulat menjadi 'model' baju tahanan versi KPK adalah Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, Busyro Muqoddas, jubir KPK Johan Budi dan seorang pegawai humas. Pertunjukkan itu mereka tampilkan saat mengadakan acar lokakarya dengan media di kawasan wisata Tanjung Lesung, Banten, pada Jumat-Minggu kemarin.
Sontak saja kejadian itu mengundang gelak tawa para rekan media yang hadir. Jepretan kamera pun langsung berebutan tak ingin ketinggalan untuk mengabadikan moment itu.
Ada dua model tahanan yang ditampilkan yaitu berupa kemeja, sedangkan satu lagi menyerupai polo shirt lengan panjang. Warnanya pun beragam, mulai dari orange, putih, hitam serta hitam berkerah kuning. Pada Bagian belakang baju ini bertuliskan 'TAHANAN KPK'.
"Baju-baju tahanan ini bakal dikenakan oleh setiap tahanan KPK. Lembaga ini sendiri tengah menggodok aturan untuk mempertegasnya," ujar Bambang Widjoyanto, di lokasi Lokakarya, Jumat (13/7) sore.
Dalam kesempatan itu, Bambang pun memaparkan prilaku korupsi yang berkembang di Indonesia sudah dalam tahap sangat memprihatinkan. Lebih jauh Bambang menambahkan, korupsi itu menunjukkan betapa buruknya sistem pemerintahan akibat korupsi yang sudah tertanam secara masif.
"Korupsi acapkali hanya dari perbuatan dan akibatnya, bukan sistem yang menjadi penyebab terjadinya perbuatan dan akibat korupsi tersebut. Lebih dari itu, dalam melihat akibat korupsi, penekanannya hanya dilihat dari aspek kerugian negara, bukan pada kerugian masyarakat korban rendahnya kesejahteraan masyarakat, buruknya pelayanan publik, kualitas pendidikan, kualitas kesehatan, dan lain-lain," tegasnya.
Bambang pun berjanji, kepemimpinan KPK yang sekarang ini akan bekerja keras membereskan korupsi yang sudah terlanjur mengakar. Bahkan ke depan, KPK berjanji tak hanya sekadar memiskinkan para koruptor tapi juga membuat mereka lebih terhina karena perbuatannya.
"Yang diinginkan oleh KPK itu bukan memiskinkan harta koruptor tapi derajat kehinaan mereka yang dimiskinkan," tandasnya.