LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Saat bertemu Jokowi, Adhyaksa tegaskan dirinya bukan pendukung HTI

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (10/8). Kedatangannya untuk melaporkan kegiatan Raimuna Nasional 2017 yang akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur pada 13-21 Agustus.

2017-08-10 16:23:45
adhyaksa dault
Advertisement

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (10/8). Kedatangannya untuk melaporkan kegiatan Raimuna Nasional 2017 yang akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur pada 13-21 Agustus.

Adhyaksa yang juga mantan Menpora ini mengakui, saat bertemu dengan Presiden juga untuk mengklarifikasi bahwa dirinya disebut-sebut mendukung Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Adhyaksa dianggap mendukung karena pernah menghadiri acara HTI di Gelora Bung Karno pada tahun 2013 lalu.

"Saya sampaikan kepada beliau (Jokowi) bahwa saya datang di situ tahun 2013. Saya sudah bikin surat resmi kepada bapak Presiden dan saya hadir 2013 ketika HTI belum dilarang. Dan, saya memberikan klarifikasi. Kalau diviralkan sekarang ya ada lah orang-orang yang enggak suka, biasalah," kata Adhyaksa usai bertemu Jokowi di Istana, Kamis (10/8)).

Adhyaksa membantah mendukung HTI dan mendukung ideologi negara Pancasila diganti dengan sistem khilafah. Dia mengaku, menjabat sebagai pimpinan Pramuka merupakan garda terdepan menjaga keutuhan Pancasila.

"Saya menyampaikan sudah clear ya soal kedatangan saya di HTI. Saya kira sudah clear. Malah justru Pramuka garda terdepan. Karena nikmat terbesar yang Tuhan berikan setelah keimanan adalah tanah air Indonesia. Artinya apa? Saya bilang pada adik-adik nasionalis religius harus dibaca," ujarnya.

Menurut Adhyaksa, kedatangannya ke acara HTI hanya untuk berbicara tentang akhir zaman. Saat kiamat tiba, Adhyaksa mengatakan seorang khilafah, yaitu Imam Mahdi akan melawan dajjal. Ini sesuai dengan ajaran agama islam.

"Itu pikiran saya waktu itu yang saya sampaikan. Dan saya sampaikan kepada bapak Presiden, tapi bukan dalam artian kemudian mengganti Pancasila," katanya.

Menurut dia, Presiden Jokowi dapat memahami maksud kedatangannya di acara HTI. Jokowi lantas berpesan dan menitipkan justru Pramuka agar betul-betul menjadi candra kawah di muka atau menjadi garda terdepan untuk mengamankan bangsa ini ke depan.

"Bapak Presiden mengerti, tahu saya. dia mengerti bahwa saya ini nasionalis religius dari dulu," ujarnya.

Baca juga:
Adhyaksa Dault temui Presiden Jokowi di Istana
Menpora segera panggil Adhyaksa minta penjelasan soal dukungan HTI
Menpora tahan Rp 10 M buat Pramuka, tunggu Adhyaksa bicara soal HTI
Adhyaksa: Pramuka benteng generasi muda lawan LGBT

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.