LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

\'Rumah saya seperti terkena tsunami\'

"Hancur semua rumah saya, saya juga takut kalau nanti hujan lagi, bakal rubuh lagi temboknya" kata Kikin.

2012-05-31 14:14:33
tembok roboh
Advertisement

Sejumlah rumah yang tertimpa runtuhan tembok milik Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pengembangan Bisnis Manajemen (STIE PBM), Kramatjati, Jakarta Timur, tampak hancur di bagian belakang. Rumah tampak berantakan dan dipenuhi lumpur coklat.

Pantauan merdeka.com keempat warga yang menjadi korban runtuhan saat ini sedang melakukan bersih-bersih di sekitar rumahnya.

Salah satu korban, Hani Windari (20), mengatakan saat kejadian ia sedang berada di kamar rumahnya yang berada persis di bawah tembok STIE PBM. Wanita yang biasa di sapa Wiwin ini, mengaku sedang tidur saat mendengar suara bergemuruh air

"Saat itu saya sedang tidur, terus saya dengar suara gemuruh air dan seperti batu jatuh, saya kira apaan. Tapi nggak lama rumah saya seperti terkena tsunami, seperti tanggul jebol," jelasnya kepada merdeka.com, Kamis (31/5).

Warga lain, Kikin (38) yang menjadi korban tembok rubuh juga menuturkan, saat ini kondisi rumahnya dipenuhi lumpur yang berwarna coklat akibat terjangan air kemarin. Dia juga mengatakan akibat kejadian ini kerugian yang dialaminya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

"Hancur semua rumah saya, saya juga takut kalau nanti hujan lagi, bakal rubuh lagi temboknya" kata Kikin yang sedang membereskan rumahnya.

Lebih lanjut, Kikin menjelaskan akibat kejadian ini keluarganya harus mengungsi di rumah tetangga. Menurutnya kejadian nahas ini membuat dirinya tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Bahkan anak-anaknya pun tidak masuk sekolah lantaran pakaian dan barang-barang lainya tidak bisa diselamatkan.

"Gara-gara ini saya jadi gak kerja, anak saya juga gak masuk sekolah, pakaian semua pada kotor, perabotan rumah tangga juga rusak," imbuhnya.

Rencanaya pihak STIE PBM akan mengganti semua kerugian yang dialami warga tersebut. "Kemarin sudah diskusi, katanya si mau ganti rugi," ungkap Kikin.(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.